Berita

Wakil Presiden Maruf Amin saat menyampaikan sambutannya di pembukaan Muktamar PKB yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Sabtu malam (24/8)/RMOL

Politik

Maruf Amin: PKB Gerakan Politik Kiai, Bukan Kiai Politik

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 20:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sesuai namanya memiliki visi kebangsaan. Sejak didirikan, PKB telah berkontribusi banyak dalam berbagai aspek kehidupan bangsa dan negara.

Demikian disampaikan Wakil Presiden Maruf Amin saat menyampaikan sambutannya di pembukaan Muktamar PKB yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Sabtu malam (24/8).

"PKB memang didirikan oleh para ulama. Karena itu, PKB dikatakan sebagai gerakan politik kiai, bukan kiai politik," tegas Maruf Amin.


Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara keduanya. Jika '\"kiai politik" berarti kiai yang hanya mengikuti arus politik, maka "politik kiai" adalah politik yang mengikuti arahan dan nasihat para kiai.

Dia juga mengingatkan bahwa PKB didirikan oleh para ulama sebagai wadah untuk menampung aspirasi kaum Nahdliyin.

"Tapi gerakan politik kiai itu bukan untuk kepentingan kiai. Tapi untuk kepentingan seluruh bangsa dan negara," jelas Maruf Amin.

Maruf juga mengajak PKB untuk terus berupaya memperbaiki kondisi bangsa dan negara, dengan fokus pada politik yang rahmatan lil'alamin, bukan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu.

Muktamar PKB ini turut dihadiri Menkopolhukam Hadi Tjahjanto, dan perwakilan dari partai politik.  

Di antaranya Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy; Waketum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily; Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah; Waketum PAN, Yandri Susanto; dan Sekjen PPP Amir Uskara.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya