Berita

Massa aksi Aliansi Lampung Menggugat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Jumat (23/8)/Faiza

Nusantara

Kawal Putusan MK, Ribuan Massa Geruduk DPRD Lampung

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 11:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Menggugat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Jumat (23/8).

Pantauan RMOLLampung, ribuan mahasiswa yang berasal dari Unila, UBL, Itera, dan Polinela tiba di gedung dewan sekitar pukul 10.22 WIB. Kedatangan mereka disambut dengan kawat berduri dan penjagaan puluhan polisi. 

Aksi untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pilkada tersebut diisi dengan orasi dari berbagi perwakilan. Salah satu orator mengutuk tindakan yang dilakukan oleh DPR yang sama sekali tidak menunjukkan sebagai perwakilan rakyat. 


"DPR yang seharusnya mewakili rakyat sudah tidak berfungsi lagi," teriaknya di atas mobil bak. 

Menurutnya, walaupun DPR telah memutuskan untuk mengikuti putusan MK, namun tetap perlu dilakukan pengawasan. 

"Jangan sampai ke depan putusan MK dianulir kembali," ujarnya. 

Dalam aksi kali ini, Aliansi Lampung Menggugat menuntut DPR dan presiden untuk menghentikan revisi UU Pilkada, dan menuntut KPU untuk melaksanakan putusan MK nomor 60 dan 70. 

Kemudian, menghapuskan semua kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat, seperti UU Ciptaker dan PP turunannya, Permendikbud nomor 2 tahun 2024, UU Minerba, KUHP, Tapera, RUU TNI/Polri, RUU Sisdiknas, RUU Penyiaran, hingga RUU Wantimpres.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya