Berita

Nicolas Maduro/Foto: Reuters

Dunia

Sah, Mahkamah Agung Tetapkan Nicolas Maduro sebagai Pemenang Pilpres Venezuela 2024

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mahkamah Agung Venezuela akhirnya resmi memutuskan Presiden Nicolas Maduro sebagai pemenang dalam pemilihan presiden yang digelar bulan lalu.

Dikutip dari RT, Jumat (23/8), Hakim Ketua Caryslia Rodriguez mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya secara tak terbantahkan mengesahkan materi pemilu dan memvalidasi hasil pemilu presiden 28 Juli 2024 yang dikeluarkan oleh Dewan Pemilihan Nasional (CNE).

Calon oposisi yang didukung AS Edmundo Gonzalez Urrutia yang mengklaim telah memenangkan 67 persen suara langsung menanggapi keputusan tersebut.


“Keputusan Anda hanya akan memperburuk krisis,” kata Gonzalez dalam unggahan di media sosial, menuduh pengadilan bersikap bias dan berusaha merebut kehendak rakyat.

Sementara Tiongkok, Rusia, dan sekutu regional Venezuela mengucapkan selamat kepada Maduro atas kemenangannya, negara-negara G7 yang dipimpin oleh AS menolak untuk mengakui hasil pemungutan suara, dan menyatakan "kekhawatiran serius" tentang integritas proses pemilu. 

Brasil dan Kolombia bahkan telah menyerukan pemilu baru, tetapi ditolak oposisi Venezuela, dengan mengklaim mereka telah memenangkan pemilu secara langsung.

Caracas telah membuka penyelidikan kriminal terhadap Gonzalez dan pemimpin oposisi lainnya karena menghasut pemberontakan dengan klaim palsu mereka tentang kemenangan pemilu dan seruan untuk melakukan kerusuhan jalanan.

Menurut pemerintah, 25 orang tewas dan 192 orang terluka dalam kerusuhan terkait pemilu, sementara lebih dari 2.400 orang telah ditangkap.

Pada Rabu, Reuters melaporkan bahwa AS telah menyusun daftar 60 pejabat Venezuela dan anggota keluarga mereka yang dapat dimasukkan dalam daftar hitam terkait pemilu. Sumber anonym mengatakan daftar tersebut berisi anggota CNE dan Mahkamah Agung.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya