Berita

Ketua Umum Golkar periode 2024-2029 Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Ucapan Bahlil Akan Diingat Sejarah, Jokowi ‘Raja Jawa’ yang Bengis

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 22:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Golkar periode 2024-2029 Bahlil Lahadalia menyinggung adanya ‘Raja Jawa’ dalam penutupan Munas ke XI Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8) lalu dianggap sebagai sebuah tindakan menjilat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Raja Jawa yang dimaksud tentunya Jokowi dan dia pun hadir dalam acara tersebut.

Pengamat politik Rocky Gerung menyatakan bahwa panggung politik Golkar yang diorkestrasi Jokowi menunjukan suatu kekuatan yang tidak bisa ditandingi.


“Seluruh rakyat Indonesia sudah menganggap bahwa politik sudah dirumuskan oleh Golkar. Bukan Golkar-nya Airlangga, tapi Golkar-nya Bahlil. Di depan Presiden Jokowi, tentu tahu sinyal itu adalah sinyal untuk bukan sekadar menjilat tapi menghisap seluruh kemampuan Jokowi,” kata Rocky dikutip RMOL dari kanal Youtube Rocky Gerung Official, Kamis (22/8).

Lanjut Rocky, pernyataan Bahlil itu juga memiliki multiplier effect dalam kehidupan bernegara. Pasalnya bagi Rocky, raja-raja Nusantara memiliki kultur yang baik dalam mengurusi rakyatnya. 

“Jadi sebenarnya Bahlil ini tidak paham apa itu kultur politik Indonesia, tapi udah kita berterima kasih pada Bahlil karena ketidakpahamannya itulah orang segera merasa betul, bahwa ‘Raja Jawa’ yang namanya Jokowi itu bukan Raja Jawa yang mulia tapi Raja Jawa yang bengis, siapa yang katakan itu? Ya Bahlil,” jelasnya.

Rocky pun membayangkan perasaan Jokowi pada malam itu. Menurut dia, Jokowi memang berharap disebut sebagai raja tetapi bukan raja yang bengis.

“Tapi bagi Bahlil, Jokowi sudah dicitrakan sebagai raja yang bengis. Kalimat Bahlil itu akan diingat seumur hidup bagi sejarah Indonesia dan itu akan mengganggu Presiden Jokowi,” pungkasnya.  

Dalam pidatonya sebagai Ketua Golkar, terkesan Bahlil memiliki maksud untuk bercanda di hadapan Jokowi dengan menyebut Raja Jawa.

“Soalnya Raja Jawa ini kalau kita main-main celaka kita. Saya mau kasih tahu saja, jangan coba main-main barang ini, waduh ini ngeri-ngeri sedap barang ini, saya kasih tahu. Dan sudah banyak, sudah lihat barang ini kan, ya tidak perlu saya ungkapkan lah," tandas Bahlil.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya