Berita

Massa aksi yang membawa bambu menyerang polisi yang berada di balik pagar gedung DPR RI, Kamis petang (22/8)/RMOL

Politik

Diserang Massa Bawa Bambu, Polisi Kembali Tembakkan Gas Air Mata

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 19:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aksi anarkis massa yang membawa bambu membuat aparat kepolisian harus kembali menembakkan gas air mata, Kamis petang (22/8).

Pantauan RMOL, puluhan massa terlihat membawa bambu mengarah ke gerbang Gedung DPR RI pada pukul 18.20 WIB.

Tak sampai di depan gerbang, massa yang membawa kayu bambu itu menyerang petugas kepolisian yang berada di balik pagar pembatas area Gedung DPR RI menggunakan batu yang berserakan di jalan.


Akibatnya, petugas melakukan tembakan gas air mata. Sebanyak 2 peluru gas air mata diletuskan yang jatuh di dalam Jalan Tol Cawang-Grogol. Massa yang tak tahan dengan pedasnya asap gas air mata itu kemudian berhamburan.

Setelah efek gas air mata sudah mulai hilang, massa kembali menyerang petugas kepolisian yang berada di dalam area Gedung DPR RI. Hingga saat ini, massa masih terus melakukan penyerangan tanpa ada perlawanan balik dari polisi.

Selain itu, massa juga melakukan pembakaran terhadap barier yang terbuat dari plastik yang berada di dalam jalan tol maupun di jalan protokol.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya