Berita

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di unit reaktor farmasi milik perusahaan farmasi Escientia, di Anakapalle/PTI

Dunia

Pabrik Farmasi India Meledak, 17 Tewas

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 15:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terjadi ledakan di sebuah pabrik farmasi Escientia Advanced Sciences di Anakapalli, negara bagian Andhra Pradesh, India.

Inspektur polisi distrik M. Deepika mengatakan, ledakan itu mengakibatkan 17 orang tewas dan 34 lainnya mengalami luka bakar kimia mengerikan.

"Itu mengerikan, memilukan. Mereka berteriak sebelum kehilangan kesadaran," ungkapnya, seperti dimuat Indian Express pada Kamis (22/8).


Hasil penyelidikan awal menyebut penyebab ledakan adalah kebocoran gas yang mengenai panel listrik.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dalam sebuah unggahan di situs media sosial X.

"Turut berduka cita atas hilangnya nyawa akibat kecelakaan di sebuah pabrik di Anakapalli," ujarnya.

Ia mengumumkan kompensasi sebesar 2.380 dolar AS kepada keluarga korban yang tewas.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya