Berita

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Ketua TSMC C.C. Wei dan Kanselir Jerman Olaf Scholz menghadiri upacara peletakan batu pertama di Dresden pada 20 Agustus/Tangkapan layar RMOL

Tekno

TSMC Memulai Pembangunan Pabrik Pertama di Eropa

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 12:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pembuat chip Taiwan Semiconductor Manufacturing sudah memulai fasilitas fabrikasi pertamanya di Eropa pada Selasa (20/8) waktu setempat.

Upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Dresden, Jerman, dihadiri langsung Ketua sekaligus CEO TSMC C.C.  Wei, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.

"TSMC memilih Dresden karena sangat dekat dengan pelanggan kami, dan juga menawarkan akses ke banyak orang berbakat,” kata Wei, seperti dikutip dari Nikkei,  Rabu (21/8).


Sesuai rencana, pembangunan gedung pabrik tersebut akan dimulai tahun ini dan dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2027. Proyek ini diperkirakan menelan biaya lebih dari 10 miliar euro (Rp171,9 triliun).

Fasilitas ini akan dioperasikan oleh European Semiconductor Manufacturing (ESMC), perusahaan patungan yang 70 persen sahamnya dimiliki oleh TSMC, dengan pembuat suku cadang mobil Bosch, perusahaan chip otomotif Jerman Infineon Technologies, dan NXP Semiconductors dari Belanda masing-masing memegang 10 persen. 
Anak perusahaan tersebut dipimpin oleh Christian Koitzsch yang sebelumnya bekerja di Bosch.
Koitzsch mengatakan pada bulan Juni bahwa EMSC berencana merekrut hampir 2.000 karyawan. TSMC berencana mengirim ratusan insinyur ke Dresden selama tiga hingga lima tahun ke depan.

Pembuat chip Taiwan ini juga telah meluncurkan program pelatihan dalam kemitraan dengan universitas Jerman dan otoritas setempat, mengirimkan mahasiswa Jerman ke Taiwan untuk belajar serta magang di fasilitas pelatihan TSMC.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya