Berita

Dow Jones Industrial Average/Tangkapan layar RMOL

Bisnis

Bursa Wall Street Tergelincir di Rabu Pagi WIB, Dow Jones Amblas 0,15 Persen

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street melemah, mengakhiri tren kenaikan baru-baru ini. 

Ketiga indeks saham utama Amerika Serikat turun tipis pada Selasa (20/8) Waktu New York atau Rabu pagi (21/8) WIB. 

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 61,56 poin, atau 0,15 persen, menjadi 40.834,97. 


S&P 500 melemah 11,13 poin, atau 0,20 persen, menjadi 5.597,12,  dan Nasdaq Composite Index berkurang 59,83 poin, atau 0,33 persen, menjadi 17.816,94.

Di antara 11 sektor utama S&P 500, saham energi mencatat persentase penurunan terbesar, anjlok hingga 2,7 pesen. Sementara saham consumer staples memimpin penguatan, naik 0,5 persen.

Perwakilan dari bank sentral di seluruh dunia akan berkumpul di Jackson Hole, Wyoming, Kamis (22/8) untuk menghadiri Simposium Ekonomi tahunan mereka, di mana Chairman Federal Reserve Jerome Powell diperkirakan menyampaikan pidato pada Jumat.

Pidato Powell akan diurai oleh pelaku pasar untuk mendapatkan petunjuk mengenai jumlah dan waktu ekspektasi pemotongan suku bunga kebijakan pada tahun ini dan 2025.

Saham Eli Lilly, melambung melambung 3,1 persen, didorong dengan penjualan obat Zepbound yang laris manis. 

Saham perusahaan keamanan siber, Palo Alto Networks, melejit 7,2 persen dan saham Boeing ambles 4,2 persen.

P&G dan Walmart menjadi saham dengan kinerja terbaik di Dow Jones Industrial Average dengan masing-masing naik 1,18 persen dan 1,13 persen. Sebaliknya, Boeing dan Intel menjadi saham dengan kinerja terburuk, di mana masing-masing turun 4,20 persen dan 2,46 persen.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya