Berita

Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Jangan Salahkan PKS-PKB-Nasdem Tinggalkan Anies

SELASA, 20 AGUSTUS 2024 | 02:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pasangan Ridwan Kamil dan Suswono resmi diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta 2024, Senin (19/8).

KIM Plus beranggotakan 10 partai yang mendapatkan kursi di DPRD DKI Jakarta, yaitu PKS, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat, PSI, PAN, PPP, dan Perindo. Sementara dua partai lain yang tak punya kursi adalah Partai Gelora dan Partai Garuda.

PKS, PKB, dan Nasdem yang sebelumnya mendukung Anies Baswedan sebagai calon Gubernur Jakarta, kini telah bergabung ke KIM untuk mendukung Ridwan Kamil dan Suswono.


Hanya PDIP yang tidak ikut dalam koalisi pendukung Ridwan Kamil-Suswono.

Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto menilai langkah PKS, Nasdem, dan PKB yang tidak lagi mendukung Anies bukankah blunder yang dapat menimbulkan dampak politik di kemudian hari.

"Buktinya ketiga partai ini telah memberikan dukungan penuh dengan mengusung Anies pada Pilpres 2024 lalu," kata Sugiyanto dalam keterangan persnya dikutip Selasa (20/8).

Menurut Sugiyanto, dukungan di Pilpres 2024 lalu tersebut merupakan bentuk komitmen dan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Anies.

"Ketiga partai ini menilai Anies sebagai sosok yang mampu memimpin negara ini di tingkat nasional," kata Sugiyanto.

Karena itulah, lanjut Sugiyanto, jika ketiga partai tersebut memutuskan untuk tidak mengusung Anies sebagai Cagub DKI Jakarta, bukan sebuah pengkhianatan. 

"Dalam konteks politik dinamis, setiap partai memiliki strategi dan kalkulasi tersendiri yang harus diperhitungkan," kata Sugiyanto.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya