Berita

Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Nasdem, Rahmat Gobel/RMOL

Politik

Rahmat Gobel: Menteri Sekarang Bisa Jadi Isi Kabinet yang Akan Datang

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 18:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perombakan Kabinet Indonesia Maju yang dilakukan Presiden Joko Widodo hanya 2 bulan dari akhir masa jabatannya semata-mata untuk transisi dari pemerintahan lama ke pemerintahan baru. 

Sebab, menurut Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel, bukan tidak mungkin menteri yang saat ini ditunjuk Jokowi bakal menjadi menteri di era pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Ya, menurut saya efektif atau tidaknya kita lihat apa alasannya. Karena bisa saja mereka yang menjadi menteri sekarang ini akan menjadi menteri kabinet yang akan datang,” kata Rahmat Gobel kepada wartawan, Senin (19/8).


Legislator dari Fraksi Partai Nasdem ini menambahkan, Jokowi sebagai presiden memiliki hak prerogatif untuk memecat maupun mengangkat anak buahnya di pemerintahan.

Terlebih, di akhir masa jabatannya ini, Jokowi perlu soft landing dan mewariskan pemerintahan yang baik. 

“(Reshuffle) Hak prerogatifnya presiden kan. Ya tentu presiden punya alasan kenapa ada pergantian menteri pada saat sekarang. Itu saja yang saya lihat,” demikian Rahmat Gobel.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya