Berita

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/i24News

Dunia

Tidak Cukup Dilindungi, Israel Ingin Koalisi Barat Ikutan Serang Iran

MINGGU, 18 AGUSTUS 2024 | 16:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekhawatiran akan serangan balasan Iran terus menghantui Israel dan sekutu Baratnya.

Israel sendiri optimis jika serangan terjadi, koalisi Barat yang dipimpin Amerika Serikat akan siap membantu menangkis serangan tersebut, bahkan melakukan serangan lebih lanjut ke arah Iran.

Keyakinan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz setelah berdiskusi dengan  Menteri Luar Negeri Prancis Stéphane Séjourné dan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy pada Minggu (18/8).


Katz meminta agar Prancis dan Inggris untuk secara terbuka mengancam Iran bahwa jika mereka berani menyerang Israel maka koalisi Barat tidak segan melakukan hal yang sama.

"Cara yang tepat untuk menghalangi Iran dan mencegah perang adalah dengan mengumumkan bahwa jika Iran menyerang, maka sekutu akan mendukung Israel tidak hanya dalam hal pertahanan tetapi juga dalam menyerang target-target di Iran," tegas Katz, seperti dimuat Anadolu Ajansi.

AS, Prancis, dan Inggris ikut membantu Israel menangkal serangan rudal dan pesawat nirawak Iran dalam serangan balasan pada bulan April.

Kunjungan menteri Prancis dan Inggris itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, dengan Israel berusaha untuk memperkuat dukungan internasional dalam menghadapi potensi serangan balasan dari Iran dan Hizbullah.

Ketegangan regional telah meningkat sejak kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh dibunuh pada 31 Juli di ibu kota Iran, Teheran.

Hizbullah juga diperkirakan akan membalas setelah Israel membunuh komandan seniornya Fouad Shukr dalam serangan udara di Beirut selatan pada 30 Juli.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya