Berita

Bakal calon Wakil Gubernur Sumsel, RA Anita Noeringhati/RMOLSumsel

Politik

Bacawagub Sumsel Tak Khawatir Dukungan Berubah Usai Airlangga Mundur

MINGGU, 18 AGUSTUS 2024 | 04:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengunduran diri Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar beberapa waktu lalu dinilai akan berdampak dalam dukungan partai beringin dalam Pilkada mendatang, termasuk di Pilkada Sumsel.

Namun Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Sumsel, RA Anita Noeringhati, mengaku dirinya satu-satunya orang yang mendapatkan surat keputusan pencalonan maju di Pilgub dari Partai Golkar yang ditandatangani Ketum Golkar dan Sekretaris.

“Itu diputuskan bukan hanya oleh Pak Airlangga saja  tetapi oleh organisasi, yang namanya organisasi itu tidak hanya satu orang tetapi ada beberapa elemen yang namanya tim pemilihan kepala daerah, jadi saya tidak ada kekhawatiran,” katanya, dikutip RMOLSumsel, Sabtu (17/8).


Mengenai B1 Kwk yang telah diterimanya dari Golkar, menurutnya, perlu diperbarui oleh Ketum Golkar yang baru.

Sementara itu, soal pencalonannya di Pilgub Sumsel bersama Bakal Calon Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, dia memastikan ada penambahan partai lain selain Golkar, Gerindra, dan PPP yang telah dikantongi.

“Insya Allah ada satu lagi, pasti,” ungkapnya.

Dengan demikian pasangan Mawardi Yahya dan RA Anita Noeringhati (Matahati) ini kini telah mendapat dukungan dari 3 Parpol, yakni Partai Golkar, Gerindra dan PPP. Total kursi dari ketiga Parpol ini sebanyak 25 kursi. Rinciannya Golkar 12 kursi, Gerindra 11 kursi, dan PPP 2 kursi.

Terkait pengganti Airlangga selaku Ketum Golkar yang mundur beberapa waktu lalu menurut Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumsel ini tetap taat keputusan partai.

“Kami dari Partai Golkar samina wa atona, apa yang diputuskan. Tanggal 20 kita dari Rapimnas kita lanjut ke Munaslub  sehingga tanggal 21 sampai 22 Agustus kita mempunyai ketua umum baru untuk memproses B1 Kwk untuk seluruh Indonesia,” paparnya.

Mengenai siapa yang cocok duduk sebagai Ketum Golkar, menurut Anita untuk di daerah sebagai orang politik  harus berpikir cerdas.

“Pergantian Ketum Golkar enggak ada pengaruh di Sumsel, alhamdulilah semua berjalan dengan baik dan di sini yang mempunyai hak suara adalah kabupaten kota dan provinsi dan hasta karya,” katanya.

Dengan kepemimpinan Partai Golkar yang baru nanti menurutnya bisa menjaga kekompakan dan soliditas, pihaknya sudah bisa membuktikan di Pemilu 2024, Golkar bisa menunjukkan sebagai partai besar dan mendapatkan penambahan kursi dari 85 kursi menjadi 102 dan itu merupakan prestasi.

“Ke depan bisa dilanjutkan lagi,” pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya