Berita

Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) mengembangkan produk anyaman bili di Kabupaten Aceh Besar/Ist

Nusantara

Amanah Bawa Desainer Tingkatkan Nilai Jual Produk Anyaman Bili Aceh

SABTU, 17 AGUSTUS 2024 | 20:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) mengembangkan produk anyaman bili di Kabupaten Aceh Besar. Hal ini untuk meningkatkan nilai jual produk kerajinan tangan buatan pengrajin dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Program kali ini melibatkan desainer produk dari Rumpun Gagas Unggul, Iman Setiobudy. 

"Kita ini mengembangkan produk turunan. Tidak menghilangkan produk yang sudah berlangsung selama ini karena warisan turun temurun," kata Iman dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/8).


Iman menemui para pengrajin anyaman bili di Bili Droe, Gampong Lampanah Teunong, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Kedatangannya sekaligus untuk memberikan pelatihan kepada para pengrajin.

Selama ini, anyaman bili biasanya dibuat menjadi produk sederhana seperti ayakan beras atau pot bunga. Oleh karena itu, ia menawarkan desain produk baru yang memiliki nilai jual lebih tinggi di pasaran.

Produk kerajinan tangan di daerah tersebut menggunakan batang tanaman bemban atau yang biasa disebut bili oleh masyarakat Aceh. Kulit tanaman tersebut memiliki kelenturan seperti rotan sehingga bisa dengan mudah dibuat anyaman.

Menurut Iman, tanaman bili mempunyai banyak keunggulan. Mulai dari jumlahnya yang melimpah hingga batang dan kulitnya yang sudah bisa digunakan meskipun usianya masih muda.

"Di Indonesia ada banyak tapi di Aceh namanya bili. Ini unik dan ini bisa menjadi penawaran kita ke pasar yang menyukai (produk) ramah lingkungan," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya