Berita

Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (16/8)/RMOL

Politik

Ribka Tjiptaning Tuding Jokowi Bikin Karut Marut Bangsa

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 15:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning tertawa mendengar pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, dalam sidang tahunan 2024 di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (16/8).

Wanita yang akrab disapa Mbak Ning ini mengatakan apa yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya tersebut, tidak sesuai dengan fakta di lapangan terutama soal Indonesia mampu mengatasi gelombang atau tantangan sebagai bangsa dan negara.

"Kalau aku cuma ketawa ketika Pak Jokowi ngomong gitu ya kan? Kita mengatasi gelombang-gelombang, gitu kan, kita bisa mengatasi. Aku bilang, itu sih bukan mengatasi gelombang. Kau Pak Jokowi, menciptakan gelombang kalau beliau itu. Sehingga menjadi carut marut seperti ini," ujar Ribka kepada wartawan.


Anggota Komisi VII DPR ini menuturkan Jokowi bukan orang yang mengatasi gelombang, melainkan pencipta gelombang tersebut.

"Pak Jokowi yang menciptakan gelombang, bukan kita bisa mengatasi gelombang, dia yang menciptakan gelombang," tutupnya.

Presiden Joko Widodo mengatakan, sejak hari pertama menerima amanah sebagai Kepala Negara, dia menyadari akan ada banyak gelombang yang harus dihadapi.

Meski demikian, Presiden yakin masyarakat dan banyak pihak akan mendukungnya. Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat.

"Sejak hari pertama saya menerima amanah ini, saya sangat menyadari bahwa akan ada banyak gelombang yang harus dihadapi, akan banyak tantangan yang harus diselesaikan," ujar Jokowi.

"Tapi sedari awal, saya juga yakin dan sangat percaya bahwa saya tidak sendirian. Ada cita-cita dan harapan masyarakat. Ada dukungan dan doa dari rakyat yang selalu mengiringi dan menguatkan," demikian Jokowi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya