Berita

Jenazah DU tiba di rumahnya di Semarang pada Kamis, 15 Agustus 2024/Kemlu RI

Dunia

Jenazah WNI Korban Kerusuhan Bangladesh Tiba di Tanah Air

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 09:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah sepekan, akhirnya jenazah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kerusuhan mematikan di Bangladesh tiba di tanah air. 

Mengutip website Kementerian Luar Negeri RI pada Jumat (16/8), WNI yang berinisial DU telah dipulangkan dari Dhaka ke kampung halamannya di Semarang hari Kamis (15/8). 

"Jenazah tiba di Bandara Soetta dan kemudian dibawa ke rumah duka di Semarang menggunakan ambulans. Direktorat Pelindungan WNI Kemlu lalu menyerahkan jenazah kepada keluarga almarhum," ungkap laporan tersebut. 


Prosesi serah terima jenazah turut dihadiri segenap jajaran Pemerintah  Provinsi Jawa Tengah.

DU yang berusia 50 tahun berangkat ke Bangladesh pada hari Kamis (1/8) untuk melakukan pertemuan bisnis. 

Tidak lama setelah ketibaannya, unjuk rasa yang berbuntut kericuhan terjadi di Bangladesh.  

Gelombang massa melakukan vandalisme hingga membakar hotel tempat DU menginap. Akibatnya ia meninggal dunia karena menghirup terlalu banyak asap.

Kedutaan Besar RI (KBRI) Dhaka berkoordinasi dengan Kepolisian setempat dan pihak rumah sakit untuk penanganan jenazah. 

Duta Besar RI untuk Bangladesh Heru H. Subolo beserta jajaran staf KBRI Dhaka turut menggelar shalat jenazah berjamaah.

Kementerian Luar Negeri RI juga turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini dan turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.??

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya