Berita

Hasil Survei Jaringan Nusantara (Jarinusa) Research and Consulting di Pilkada Sumsel 2024/Ist

Politik

Duet HAPAL Berpotensi Kalahkan Herman Deru di Pilkada Sumsel 2024

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 00:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lembaga Survei Jaringan Nusantara (Jarinusa) Research and Consulting merilis hasil survei terbaru Pilkada Sumatera Selatan (Sumsel). 

Hasilnya pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Heri Amalindo-Popo Ali atau HAPAL mengejar elektabilitas sang petahana Herman Deru.

Survei yang dilaksanakan pada periode 3-10 Agustus itu memperlihatkan elektabilitas Heri Amalindo-Popo Ali berada di angka 33,9 persen, beda tipis dengan pasangan Petahana Herman Deru-Cik Ujang atau HDCU yang berada di angka 35,1 persen, dan disusul bakal calon Mawardi Yahya-Anita atau MATAHATI 25,7 persen, dengan TT/TJ 5,3 persen. 


Pengamat politik Jarinusa, Vrita Kusumaningtyas, menjelaskan bahwa hasil survei yang menunjukkan elektabilitas pasangan Heri Amalindo-Polo Ali itu cukup mengagetkan, karena mampu menempel tipis pasangan petahana.

“Hasil survei terbaru ini cukup mengagetkan, karena pasangan Heri Amalindo-Popo Ali memepet elektabilitas Herman Deru selaku petahana. Hal ini mungkin tidak terlepas dari sosialisasi yang intens dilakukan pasangan ini kepada masyarakat selama ini,” kata Vrita, dalam keterangannya, Rabu (14/8).

Vrita menduga tingginya elektabilitas Heri Amalindo-Popo Ali berkat dari gagasan pasangan ini terkait sekolah gratis dan pengobatan gratis. Hal ini menurutnya, yang sering disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga bisa menarik simpati masyarakat.

“Gagasan Heri Amalindo tentang sekolah dan pengobatan gratis ini yang mungkin menaikkan elektabilitasnya semakin baik. Sebab juga di berbagai daerah, persoalan pendidikan dan kesehatan ini selalu menjadi masalah dan menjadi PR pemerintah daerah,” jelas Vrita.

Namun, lanjut Vrita, pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih relatif lama, masih banyak kesempatan buat pasangan Heri Amalindo-Polo Ali untuk lebih menaikkan elektabilitasnya.

“Kita tahu, pendaftaran ke KPU dimulai tanggal 27 Agustus, tentu masih besar peluangnya bagi Heri Amalindo menaikkan elektabilitasnya. Bisa jadi saat mendekati pendaftaran ke KPU, bisa menyalip pasangan petahana Herman Deru-Cik Ujang. Semua masih bisa terjadi. Politik itu dinamis,” tutupnya.

Metodologi survei menggunakan multistage random sampling. Dalam survei ini, jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang yang merupakan warga Sumsel yang telah memiliki hak pilih atau sudah berusia minimal 17 tahun saat wawancara berlangsung.

Responden terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya