Berita

Kapolsek Palmerah Kompol Sugiran saat jumpa pers kasus penembakan/Ist

Presisi

Gara-gara Cinta Segitiga

Pemulung Terserempet Peluru Nyasar di Palmerah

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Nasib apes menimpa pemulung berinisial PJ (60) yang mengalami luka akibat terserempet peluru nyasar dari senjata api (senpi) yang ditembakan SM (39) di Jalan Semangka II RT RT 15 RW 09, Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis malam (8/8) sekitar pukul 23.00 WIB. 

Saat kejadian PJ sedang berdiri di depan warung kelontong sambil mencari botol bekas. Tiba-tiba peluru menyerempet paha sebelah kirinya dan mengenai bagian atas kemaluannya. Korban sempat menjalani perawatan di RS Pelni, Petamburan. 

Kapolsek Palmerah Kompol Sugiran memastikan pelaku penembakan bukan anggota Polri atau TNI maupun pengendali narkoba di wilayah Kampung Boncos. 


"Jadi ini motifnya cinta segi tiga, pelaku cemburu pacarnya ini lagi sama saksi berinisial MK. Cemburu karena MK ini adalah sebagai mantan pacar AM (23), perempuan yang direbutkan SM dan MK," kata Sugiran kepada wartawan, Selasa (13/8). 

Saat kejadian MK dan AM berada di sebuah taman di Jalan Semangka, mendadak didatangi SM serta temannya SG. 

Di sana, diakui Sugiran sempat terjadi adu mulut dan SM memukul MK menggunakan tangan kosong. Dari kabar yang diterima, SM sudah memiliki seorang istri dan berselingkuh dengan AM.

"Kemudian pelaku SM mengeluarkan senpi dari pinggangnya dengan maksud menembak saksi MK namun dicegah dan dilerai oleh saksi AM," kata Sugiran. 

Melihat SM mengeluarkan senpi, MK lari ke arah Jalan Semangka 2 dan pelaku terus berusaha menembak MK karena senjata apinya sudah dikokang. Ketika MK kabur, pelaku SM mengajak SG berboncengan sepeda motor untuk terus mengejar MK. 

"Selanjutnya motor pelaku terjatuh di dekat jembatan Jalan Semangka 2, yang kemudian pelaku SM bangkit dan langsung menembakkan senpinya sebanyak 2 kali ke arah jalan tersebut," kata Sugiran. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Ronny menjelaskan saat bersamaan menembak, PJ sedang berdiri mengambil botol bekas di depan warung kelontong. 

"Warga pada kumpul usai dengar tembakan dan melihat korban terluka, pelaku masih tembakin senjata apinya lagi ke udara supaya warga enggak ada yang nangkap dan berhasil kabur," kata Ronny. 

Usai menembak di Jalan Semangka, pelaku kabur ke arah Kali Banjir Kanal Barat (BKB) atau dekat Rusunawa KS Tubun untuk membuang senjata api. 

"Keesokan harinya Jumat malam, pelaku berhasil kami tangkap di sekitar Palmerah," kata Ronny. 

Dari hasil pemeriksaan, pelaku membeli senjata api itu dari seorang pria berinisial W dan sudah meninggal sekitar enam bulan lalu. 

"Kami cari barang bukti di kali BKB dengan melibatkan Den Gegana PMJ yaitu Tim Sekoci, Tim Detektor dan Tim Penyelam. Tapi usaha pencarian barang bukt senpi yang dibuang pelaku, sampai saat ini belum ditemukan," kata Ronny. 

Dari kejadian ini, polisi menyita barang bukti 1 selongsong peluru diduga kaliber 9 mm, dua pecahan diduga proyektil peluru, serta 1 Unit sepeda motor Honda Beat Street abu-abu yang digunakan pelaku dan baju serta celana yang saat itu digunakan oleh SM.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya