Berita

Ilustrasi/RMOL-Erin

Tekno

Kasus Iklan Palsu di Facebook dan Instagram, Pasangan Miliarder Polandia Siap Gugat Meta

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 12:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Miliarder Polandia Rafal Brzoska dan istrinya berencana menggugat Meta atas iklan palsu di Facebook dan Instagram yang menampilkan wajah serta informasi palsu mengenai dirinya.

Brzoska, pencipta perusahaan loker parsel Polandia InPost, mengatakan dia telah memberi tahu Meta tentang masalah tersebut pada awal Juli, tetapi gagal menemukan solusi.

"Kami berencana untuk mengajukan gugatan hukum pribadi terhadap Meta. Kami belum menentukan di yurisdiksi mana kami akan menggugat Meta. Kami akan memutuskan dalam beberapa minggu ke depan," kata Brzoska, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (13/8).


"Kami sedang mempertimbangkan semua skenario, termasuk gugatan hukum di Amerika Serikat jika tidak ada tindakan di Eropa," tambahnya.

Brzoska mengatakan bahwa dia dan istrinya akan menuntut agar Meta berhenti mengambil keuntungan dari promosi konten yang melanggar hak-hak mereka dan memberikan kompensasi yang besar yang akan disumbangkan ke badan amal, sesuai dengan tingkat pendapatan iklan dari penyebaran disinformasi jenis ini.

Minggu lalu Presiden Kantor Perlindungan Data Pribadi mewajibkan Meta Platforms Ireland Limited untuk menghentikan penayangan iklan palsu yang menggunakan data asli dan gambar Brzoska juga istrinya di Facebook dan Instagram di Polandia selama tiga bulan.

Seorang jurubicara Meta mengatakan perusahaan itu menghapus iklan palsu dari platformnya ketika mengetahui adanya iklan tersebut, dan bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk memerangi penipu.

"Penipu menggunakan setiap platform yang tersedia untuk menipu orang dan terus beradaptasi agar tidak tertangkap. Konten penipuan melanggar aturan kami dan kami menghapusnya saat kami menemukannya," kata juru bicara Meta, seraya menambahkan bahwa perusahaan sedang menilai keputusan kantor tersebut.

“Kami juga bermitra dengan para pelaku bisnis, pemerintah daerah, dan penegak hukum untuk mengalahkan para pelaku kejahatan ini," ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya