Berita

Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar/RMOL

Politik

Prabowo dan Gibran jadi Tamu Kehormatan Sidang Tahunan MPR 2024

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 15:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR akan mengundang Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk hadir dalam Sidang Tahunan 2024. 

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (12/8). 

Indra menuturkan, selain Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, DPR juga berencana mengundang Prabowo-Gibran untuk menghadiri sidang tahunan yang akan berlangsung di Gedung DPR/DPD/MPR.


"Capres terpilih diundang. Saya kira untuk yang cawapres kami masih mengkonfirmasi kembali," kata Indra.

Indra menambahkan bahwa Prabowo-Gibran dianggap sebagai tamu kehormatan, dan prinsipnya DPR berkeinginan untuk mengundang mereka. Namun, kehadiran mereka masih dalam proses konfirmasi.

“Ya prinsipnya tentu capres cawapres itu adalah tamu-tamu kehormatan selain presiden dan wakil presiden yang ada saat ini. Capres dan cawapres terpilih juga prinsipnya kami undang tapi kami masih harus mengkonfirmasi kembali kehadiran mereka ya,” ujarnya.

MPR akan menggelar sidang tahunan di tahun 2024 pada 16 Agustus mendatang.

Acara negara ini dihadiri oleh Presiden, Wakil Presiden, pimpinan lembaga tinggi negara, serta anggota MPR.

Presiden Joko Widodo dipastikan akan hadir dan menyampaikan pidato laporan kinerja lembaga-lembaga negara dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2024. Adapun Sidang Tahunan MPR 2024 ini merupakan sidang yang terakhir bagi MPR masa jabatan 2019-2024.

"Sidang Tahunan MPR merupakan forum untuk menegakkan kedaulatan rakyat, membangun komunikasi, sekaligus wahana untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat, melalui penyampaian laporan kinerja pelaksanaan wewenang dan tugas masing-masing lembaga negara," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo usai melakukan Rapat Konsultasi antara Pimpinan MPR dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/6).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya