Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pekan Kedua Agustus, Modal Asing Rp1,62 T Masuk RI

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 09:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Aliran modal asing (capital inflow) tercatat masuk ke Indonesia sebesar Rp1,62 triliun pada pekan kedua Agustus 2024.

Berdasarkan data transaksi yang dihimpun Bank Indonesia (BI) pada 5-8 Agustus 2024, aliran modal asing itu paling banyak masuk masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN), dan saham.

“Terdiri dari beli neto Rp2,24 triliun di pasar SBN, beli neto di saham Rp0,65 triliun, dan jual neto Rp1,28 triliun di SRBI,” kata Asisten Gubernur BI, Erwin Haryono dalam keterangan resminya, dikutip Senin (11/8).


Dengan demikian, berdasarkan data setelmen selama tahun 2024 sampai dengan 8 Agustus 2024 investor tercatat jual neto sebesar Rp21,75 triliun di pasar SBN, beli neto Rp174,51 triliun di pasar SRBI, dan beli neto Rp0,66 triliun di pasar saham.

Sementara itu, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun turun ke level 76,32 bps per 8 Agustus 2024, dengan 79,25 bps per 2 Agustus 2024 lalu.

Adapun dengan masuknya capital inflow ke Indonesia ini,  Erwin kembali menegaskan bahwa BI saat ini terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas lainnya, serta mengoptimalkan strategi untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,"tuturnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya