Berita

Ilustrasi Pulau Bali/RMOL-via AI

Bisnis

Dana Masuk dari Pungutan Wisman di Bali Capai Rp185 Miliar

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 09:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Bali semakin meningkat. Sepanjang Januari hingga Juli 2024, jumlahnya tercatat hampir 3,5 juta orang.

Jumlah kunjungan tersebut turut mengkerek pungutan wisman. 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, mengatakan, pungutan wisman di Bali sejak Februari 2024 hingga per Sabtu (10/8) terhitung meraup rupiah hingga Rp185 miliar. Ia menjelaskan dana pungutan tersebut dipakai untuk lingkungan dan penguatan budaya.


"Kalau per hari ini laporan (pungutan wisman ke Bali) yang masuk ke kita, sudah masuk Rp185 miliar," katanya, dikutip Senin (10/8). 

Kebijakan terkait pungutan untuk turis asing di Bali diatur dalam Perda Nomor 6 tahun 2023, sementara turunan mekanisme cara pemungutannya diatur dalam Pergub Nomor 36 tahun 2024. 

Dalam mekanisme pemungutan tersebut, terdapat amanah untuk memasang alat berupa scanner gate. 

Tetapi, kondisi lapangan, secara regulasi tidak memungkinkan untuk memasang alat itu, sehingga diubah Pergubnya menjadi Pergub Nomor 2 Tahun 2024. Strateginya adalah melakukan monitoring evaluasi di daya tarik wisata.

Dari hasil cek lapangan menunjukkan sebagian besar wisman sudah membayar pungutan. Bagi wisman yang belum membayar pungutan, akan diarahkan untuk membayar pungutan turis asing melalui laman Love Bali.

Tjok juga memaparkan bahwa jumlah kunjungan wisman tahun ini (setidaknya hingga Juli 2024), sudah melewati data kunjungan wisman pada tahun 2019, atau sebelum pandemi. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman ke Bali sepanjang Januari hingga Juli 2019 tercatat sebanyak 3.462.683 orang.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini, mengatakan, realisasi pungutan wisman masih sekitar 40 persen atau sekitar 780.000 orang, dengan besaran pungutan hingga Rp 150.000 per wisman per kunjungan.

Wisman bisa membayar pungutan tersebut sebelum mendarat di Pulau Dewata atau sebelum memasuki pintu kedatangan wisman, lewat sistem Love Bali atau aplikasi Love Bali. Metode pembayaran yang tersedia, antara lain JCB, American Express, transfer bank, dan pembayaran berbasis kode batang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya