Berita

Aktivitas jual beli ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo Aceh/Ist

Bisnis

Konsumsi Ikan di Aceh Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 03:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan konsumsi ikan bisa memicu efek pengganda (multiplier effect) sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi. 

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistiyo mencatat, jika 1,4 juta rumah tangga di Provinsi Aceh rutin membeli ikan  Rp150.000/bulan, maka potensi perputaran uang dari komoditas tersebut mencapai Rp2,5 triliun/tahun.

"Gerakan konsumsi ikan tidak sebatas meningkatkan asupan protein bagi masyarakat, namun membawa dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi," kata Budi melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (10/8). 


Budi memastikan KKP mendukung upaya peningkatan protein di Aceh hingga 100 gram/kapita/hari melalui optimalisasi konsumsi ikan guna mewujudkan generasi emas. 

Terlebih selama tahun 2023, angka asupan protein di Bumi Serambi Mekah baru mencapai 61,06 gram/kapita/hari. Dari jumlah tersebut 24,4 persen berasal dari ikan.

"Ikan baru menyumbang 14,87 gram/kapita/hari atau 24,4 persen dari total asupan protein di Aceh. Karenanya, kami sangat mendukung peningkatan protein ikan di Aceh," tuturnya. 

Dikatakannya, adanya Forikan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengawal asupan protein ikan bagi keluarga. Terlebih pengurus Forikan merupakan istri atau ibu-ibu pejabat daerah yang juga terlibat dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Menurutnya, ibu-ibu memiliki kekuatan dan kewenangan dalam memberikan yang terbaik bagi keluarganya, terutama terkait asupan gizi yang akan dikonsumsi keluarga.

"Bicara Indonesia emas 2045, menurut saya kuncinya di ibu-ibu. Karena ibu-ibu yang senantiasa menyajikan menu terbaik dan berprotein bagi keluarga," terang Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi menekankan potensi perikanan yang dimiliki Provinsi Aceh. Terletak di ujung barat Pulau Sumatera, Bumi Serambi Mekah memiliki luas perairan mencapai 295.370 km persegi dan garis pantai sepanjang 2.666,27 km.

"Tentu potensi perikanan ini kelewat mubazir jika tidak dioptimalkan, terutama untuk memberikan asupan bergizi bagi anak-anak yang lahir dan tumbuh di Aceh," tuturnya.

Karenanya, Budi berharap para pengurus Forikan yang dilantik bisa berperan sebagai penjaga protein keluarga melalui menu-menu ikan sehat dan bergizi. 

"Jika anaknya tidak suka makan ikan utuh, sekarang sudah ada inovasi dalam bentuk hidrolisat protein ikan (HPI), jadi tetap bisa memberikan jajanan bergizi untuk anak," tandasnya.

Sebagai informasi, Dirjen PDSPKP Budi Sulistiyo mengukuhkan Mellani Subarni sebagai Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh, di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu, (7/8). Pengukuhan Forikan tersebut merupakan kali pertama ada di Indonesia yang dilakukan serentak mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Provinsi Aliman, Pj Sekda Aceh Azwardi, Ketua Forikan Kabupaten/Kota seluruh Aceh serta kepala Dinas Perikanan tingkat kabupaten/kota.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa ikan adalah sumber protein yang sangat baik. Protein dalam ikan tidak hanya lengkap, tetapi juga mengandung Omega 3 yang penting untuk perkembangan otak anak. Omega 3 dikenal memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kecerdasan dan fungsi kognitif anak-anak.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya