Berita

Ridwan Kamil/RMOL

Politik

Petinggi Golkar Masih Tutup Rapat Inisial “S” Calon Pendamping RK di Jakarta

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 21:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bakal calon pendamping Ridwan Kamil (RK) di Pilkada Jakarta 2024 masih menyisakan teka-teki.

Pasalnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkap bacawagub RK nanti berinisial S. Namun, dipastikan bukan Presiden PKS Ahmad Syaikhu ataupun Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman.

Soal siapa sosok “S” yang dimaksud Airlangga tersebut, sejumlah petinggi partai berlambang beringin mendadak diam seribu bahasa.


Wakil Ketua Umum Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng mengaku bahwa pihaknya belum tahu siapa sosok “S” yang dimaksud ketua umumnya tersebut.

“Maaf saya gak tau siapa “S” tersebut,” kata Mekeng saat dikonfirmasi redaksi beberapa saat lalu, Sabtu (10/8).

Senada, Politikus Senior Partai Golkar M Sarmuji mengaku tak tahu siapa sosok “S”yang akan menjadi bakal cawagub pendamping RK di Pilkada Jakarta November mendatang.

Ia hanya menegaskan bahwa sosok “S” bukanlah dirinya.

“Waduh saya enggak ngerti, yang jelas bukan Sarmuji,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur ini.

Redaksi juga sudah mencoba menghubungi petinggi Golkar yang lainnya seperti Ketua DPP Partai Golkar TH Ace Hasan Syadzily hingga Waketum Partai Golkar Nurul Arifin menanyakan siapa sosok “S” yang akan didapuk sebagai bakal cawagub mendampingi RK. Namun, pesan yang dilayangkan redaksi masih belum dijawab.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkap bacawagub pendamping Ridwan Kamil (RK) berinisial S. Namun, dipastikan bukan Presiden PKS Ahmad Syaikhu ataupun Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman.

“None of the above (tidak satu pun dari hal di atas)," jawab Airlangga saat ditanya kemungkinan dua nama tersebut, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/8).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya