Berita

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ilyas Indra/Ist

Politik

KNPI Rekomendasikan Prabowo-Gibran Lanjutkan IKN

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 21:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pimpinan Ilyas Indra memberikan rekomendasi kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan memimpin Indonesia periode 2024-2045.

"KNPI juga berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas pengabdianya untuk bangsa dan negara Republik Indonesia," kata Ilyas di Kantor DPP KNPI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/8).

Adapun rekomendasi untuk Prabowo-Gibran antara mendorong penguatan sumberdaya manusia dengan memudahkan akses pemuda dalam menempuh pendidikan tinggi baik negeri dan swasta.


"Sehingga selama masa pemerintahan Prabowo-Gibran, anak-anak muda Indonesia bisa mencapai pendidikan sarjana dan angka rata-rata pendidikan di Indonesia bisa meningkat hingga 2029," kata Ilyas.

KNPI jug berharap Prabowo-Gibran menguatkan program entrepreneurship yang lebih masif, sehingga membuka peluang kerja yang banyak untuk anak-anak muda Indonesia dan meningktakan kesejahteraan anak muda Indonesia dengan kemandirian.

"Kami mengharapkan pemerintah Prabowo-Gibran tetap melanjutkan program penguatan hukum dan pemberantasan korupsi yang lebih efektif," kata Ilyas.

KNPI juga mendorong pemerintahan yang datang fokus pada pembangunan kepemudaan sebagai bonus demografi di Indonesia dan sebagai generasi penerus dan pemimpin di masa datang.

"Kami berharap pemerintah meneruskan program terbaik Presiden Jokowi yakni pembangunan Ibu Kota Nusantara dalam rangka pemerataan pembangunan di Indonesia dan kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," kata Ilyas.

Selain itu, KNPI juga berharap Prabowo-Gibran melanjutkan berbagai program infrastruktur yang sudah terlaksana era Jokowi, seperti pembangunan jalan tol.







Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

UPDATE

Tiba di Amman, Prabowo Disambut Putra Mahkota hingga Dikawal Jet Tempur

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit Didorong Optimisme AI

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:14

KPK Bakal Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Kasus Suap Importasi

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:55

Duduk Bareng Bahas Ritel: Upaya Mendag Sinkronkan Aturan dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:39

Mantan PM Norwegia Dirawat Serius Usai Dugaan Percobaan Bundir di Tengah Skandal Epstein

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:26

Indeks STOXX 600 Naik 0,23 Persen, Dekati Rekor Tertinggi di Tengah Dinamika Tarif AS

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:16

Kemenag Kejar Target: Dana BOP dan BOS Rp4,5 Triliun Harus Cair Sebelum Lebaran 2026

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:05

NasDem Berpeluang Mengusung Anies Lagi

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:51

Roy Suryo Cs versus Penyidik Polda Metro Makin Seru

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:34

Yuk Daftar Mudik Gratis 2026 Kota Bandung

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:24

Selengkapnya