Berita

Ilustrasi/RMOL-Fifi

Bisnis

Penjualan Eceran Tumbuh 4,3 Persen di Juli 2024

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 10:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja penjualan eceran pada periode Juli 2024 diperkirakan meningkat.

Bank Indonesia (BI) dalam laporannya mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2024 diperkirakan mencapai 212,0 atau secara tahunan tumbuh 4,3 persen (yoy).

Meski demikian secara bulanan indeks itu menurun dibandingkan bulan sebelumnya.


“Pada Juli 2024 kinerja penjualan eceran diperkirakan meningkat secara tahunan meski terkontraksi secara bulanan,” ujar Asisten Gubernur BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi, Jumat (9/8).

Meningkatnya penjualan eceran, kata Erwin didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,4 persen yoy dan subkelompok sandang 1,5 persen yoy.

Sementara penjualan kelompok suku cadang dan aksesori 7,5 persen yoy dan bahan bakar kendaraan bermotor 2,2 persen yoy tercatat tetap tumbuh.

Secara bulanan, kinerja penjualan eceran pada Juli 2024 diperkirakan terkontraksi 7,4 persen mtm setelah sebelumnya tumbuh 0,4 persen mtm pada Juni 2024.

Penurunan kinerja penjualan eceran diperkirakan terjadi diantaranya pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau -8,5 persen mtm, suku cadang dan aksesori -3,8 persen mtm, serta peralatan informasi dan komunikasi -10,9 persen mtm sejalan dengan normalisasi permintaan pasca Iduladha.

Sementara beberapa kelompok yang tercatat masih tumbuh dan menahan penurunan kinerja penjualan eceran yang lebih dalam yaitu subkelompok sandang 3,2 persen mtm, kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya 2,0 persen mtm, dan bahan bakar kendaraan bermotor 1,1 persen mtm.

Adapun responden memprakirakan penjualan pada September 2024 mendatang juga akan turun, yang terlihat dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) September sebesar 140,5 atau lebih rendah dibandingkan IEP pada Agustus yang sebesar 158,8. Namun, penjualan diperkirakan akan meningkat kembali pada Desember 2024. 

“(Hal ini) sejalan dengan peningkatan permintaan pada periode Hari Natal dan libur tahun baru,” pungkas Erwin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya