Berita

Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Mimika Maximus Tipagau/Ist

Politik

Potensi Besar Sektor Pariwisata di Mimika Belum Tergarap

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 10:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meskipun Kabupaten Mimika memiliki potensi ekonomi yang besar, namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait dengan kemiskinan dan ketimpangan kesejahteraan masyarakat asli Papua.

"Kabupaten Mimika ini kaya sekali, tetapi sayangnya kemiskinan masih menjadi masalah utama," kata bakal calon Bupati Kabupaten Mimika Maximus Tipagau dalam keterangannya, Sabtu (10/8).

Ia menjelaskan bahwa meski sektor bisnis dan usaha berkembang pesat, namun kesejahteraan masyarakat, terutama Orang Asli Papua (OAP), masih jauh dari memadai. 


Kondisi ini, menurutnya, mencerminkan adanya ketidakadilan dalam distribusi manfaat pembangunan. Ia menekankan perlunya pendekatan yang lebih inklusif dalam pembangunan di Mimika, di mana kesejahteraan masyarakat asli harus menjadi prioritas utama. 

"Saya ingin berantas kemiskinan di Mimika dengan memastikan setiap orang asli Papua mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang layak," ujar Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Mimika itu.

Ia pun merencanakan program pendidikan gratis mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi dan layanan kesehatan gratis. 

Dengan rencananya itu, ia meyakini pendidikan dan layanan kesehatan gratis dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Mimika.

Selain itu, Maximus melihat potensi besar dalam sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menyoroti keindahan alam Mimika, khususnya di daerah pesisir pantai Kamoro dan kawasan pendakian Gunung Cartenz.

"Pariwisata adalah kunci untuk membawa kedamaian Papua. Saya akan mengembangkan sektor ini karena Mimika memiliki alam yang luar biasa, yang belum banyak dikembangkan," demikian Maximus. 

Sebagai informasi, Maximus saat ini didukung oleh tujuh partai politik untuk maju sebagai calon Bupati Mimika 2024. Tujuh partai politik tersebut di antaranya, Partai Gerindra, Golkar, PKB, Nasdem, Perindo, Hanura, dan PAN.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya