Berita

Kamala Harris dan Donald Trump/Borsen

Dunia

Trump-Harris Siap Debat Perdana di ABC News 10 September

JUMAT, 09 AGUSTUS 2024 | 13:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai beradu pendapat soal waktu, kini calon presiden dari Partai Republik Donald Trump setuju untuk berdebat melawan pesaingnya Kamala Harris di ABC News pada 10 September mendatang.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (9/8), ABC News mengatakan bahwa kedua capres ternama AS telah setuju bertanding dan disiarkan melalui platform mereka.

"ABC News akan mengundang kandidat presiden yang memenuhi syarat untuk berdebat pada 10 September di ABC. Wakil Presiden Harris dan mantan Presiden Trump telah mengonfirmasi bahwa mereka akan menghadiri debat ABC,” bunyi pernyataan tersebut.


Berbicara dalam sebuah konferensi pers di resor Mar-a-Lago miliknya di Florida, Trump mengaku tak sabar untuk berdebat dengan Harris di agenda mendatang baik di Fox News, ABC, dan NBC.

“Saya pikir sangat penting untuk mengadakan debat, dan kami telah sepakat dengan Fox pada tanggal 4 September. Kami telah sepakat dengan NBC. Kesepakatan yang cukup lengkap tergantung pada tanggal 10 September. Dan kami telah sepakat dengan ABC pada tanggal 25 September,” kata dia.

Harris, yang sebelumnya setuju untuk mengikuti debat ABC, mengonfirmasi keikutsertaannya dan mengaku senang bahwa waktu debat sesuai dengan rencana awal.

"Saya senang bahwa ia akhirnya setuju untuk mengikuti debat pada 10 September. Saya menantikannya, dan saya harap ia hadir," ujarnya sebelum menaiki Air Force Two di Detroit.

Ketika ditanya apakah ia bersedia mengikuti debat lain yang disebutkan oleh Trump, Harris berkata: "Saya senang bisa berdiskusi tentang debat tambahan setelah 10 September"

Debat ABC News awalnya diterima oleh Trump dan mantan Presiden Joe Biden sebelum Biden mengundurkan diri dari pencalonan.

Awal minggu ini, Trump memaksa Harris menghadiri debat Fox News yang diusulkan pada 4 September, jika tidak maka capres dari Partai Republik itu menolak mengikuti debat apapun.

Harris bersikeras ingin debat sesuai dengan jadwal awal kesepakatan Trump dan Biden yakni 10 September di ABC News.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya