Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Reuters

Dunia

Modi Beri Ucapan Selamat untuk Pemimpin Baru Bangladesh

JUMAT, 09 AGUSTUS 2024 | 12:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Resmi dilantik sebagai pemimpin sementara Bangladesh pada Kamis (8/8), Muhammad Yunus mendapat ucapan selamat dari Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Modi menyatakan bahwa India mengakui pengangkatan Yunus dan bersedia melanjutkan kerja sama dengan Bangladesh.

"Ucapan selamat saya kepada Profesor Muhammad Yunus atas tanggung jawab barunya. India tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Bangladesh guna memenuhi aspirasi bersama kedua bangsa kita untuk perdamaian, keamanan, dan pembangunan," cuit Modi.


Yunus diangkat menggantikan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina yang mundur dari jabatannya dan kabur dengan helikopter militer ke India awal pekan ini.

Penunjukkan terhadap peraih Nobel Perdamaian itu juga didukung oleh gerakan demonstran Mahasiswa yang mendalangi aksi protes mematikan selama berminggu-minggu di Bangladesh dan mengakibatkan lebih dari 400 nyawa melayang.

India sebagai tuan rumah pengasingan Hasina tampaknya mengambil langkah hati-hati dalam menanggapi kerusuhan dan gejolak politik di Bangladesh.

New Delhi tidak secara resmi mengaku melindungi Hasina, menunjukkan bahwa negara ini berusaha menjaga hubungannya tetap berlanjut dengan pemerintahan baru di Bangladesh.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya