Berita

Puspita Bahari berfoto bersama JPP Nusantara dan Bina Desa di depan pusat oleh-oleh Kadin UMKM Demak, Kamis malam (8/8) malam/RMOLJateng

Nusantara

Hadapi Perubahan Iklim

Puspita Bahari Fokus Genjot Ekonomi Perempuan Nelayan

JUMAT, 09 AGUSTUS 2024 | 05:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sebagai komunitas yang konsisten dalam pemberdayaan ekonomi dan advokasi hak-hak perempuan nelayan, Komunitas Perempuan Nelayan Puspita Bahari selalu membuka diri untuk menjadi tempat belajar dari berbagai macam jaringan lintas komunitas. Salah satunya dengan Jaringan Perempuan Pedesaan (JPP) Nusantara.

Founder Puspita Bahari, Masnu'ah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima kunjungan belajar dari JPP Nusantara pada 4-6 Agustus 2024 lalu. Kunjungan belajar tersebut difasilitasi oleh Bina Desa dengan 3 sasaran belajar di 3 desa pendampingan Puspita Bahari yakni Desa Morodemak, Desa Purworejo dan Desa Timbulsloko.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi pembelajaran di setiap desa mengenai pengorgansiasian, pemberdayaan ekonomi, pendampingan kasus kekerasan terhadap perempuan, advokasi hak atas identitas dan perlindungan perempuan nelayan, dan ketangguhan dalam beradaptasi dengan krisis iklim," ucap Masnu'ah dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (8/8) malam.


Dia melanjutkan terdapat 19 orang perempuan penggagas dan pemimpin komunitas dari berbagai provinsi di Indonesia. Selama 3 hari mereka diajak melakukan pembelajaran dengan ilmu berbeda di setiap desa. 

Seperti saat berada di Desa Morodemak misalnya, topik yang digali mengenai pengorganisasian dan pemberdayaan ekonomi perempuan nelayan.

"Sementara saat berada di Desa Timbulsloko yang merupakan desa setengah tenggelam karena banjir rob, kegiatan belajar berfokus pada Resiliensi Perempuan dalam Menghadapi Dampak Krisis Iklim. Delegasi pun mendengarkan curhatan Rusikah terkait desanya yang kini terendam air," ucapnya.

Dia juga bercerita bahwa delegasi tersebut sempat melakukan audiensi dengan Pemkab Demak yang mana ditemui oleh Plt.Asisten Pemerintahan Dan Kesra Sekda Demak, Taufik Rifai yang didampingi Sekretaris Badan Kesbangpol, Anang Ruhkiat dengan topik rob dan pemberdayaan perempuan, yang ditanggapi dengan serius oleh Pemda Demak.

Saat ditemui, Taufik Rifai menyampaikan bahwa keterlibatan perempuan sudah diupayakan di Musyawarah Desa karena ada regulasi kuota 30 persen. Sementara untuk rob, selama belum menjadi kategori bencana masih terasa sulit, dikarenakan tidak cukup dengan APBD saja. 

"Sementara ini, kami mengupayakan untuk adanya bantuan rumah apung. Akibat banjir rob ini, diketahui sudah ada 12 dusun yang hilang di Kecamatan Sayung. Mari kita bersama-sama berikhtiar agar permasalahan ini teratasi," pungkas Taufik.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya