Berita

RDPU Komisi III DPR RI dengan korban mafia tanah, Fuad Bawazier, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (8/8)/RMOL

Hukum

Fuad Bawazier Ngaku Diperas Rp4 Miliar

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 12:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan Menteri Keuangan pada Kabinet Pembangunan VII, Fuad Bawazier mengaku diperas Rp4 miliar oleh mafia tanah yang ingin menguasai lahan milik keluarganya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Komisaris Utama PT.Mind.id ini mengatakan, ada seseorang yang menyambangi kediamannya kemudian meminta uang sebesar Rp4 miliar, untuk menyelesaikan sengketa lahan miliknya.

"Sebelumnya memang ada utusannya, saya lupa saya enggak nyatet. Dia bilang ke saya, orangnya datang ke saya. Pak mau bayar enggak ke saya, sekian. Waktu itu minta Rp4 miliar," kata Fuad di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (8/8).


"Tapi, aduh perkara apa ini. Nnggak mau saya bayar Rp4 miliar diperes kayak begitu, dia pergi, perkaranya jalan, begitu lho," sambungnya.

Fuad mengatakan, keluarganya membeli lahan dengan sertifikat lengkap, kemudian ada seseorang yang membongkar kediamannya di Menteng tersebut.

"Intinya, kami itu membeli dengan sertifikat, terus tahu-tahunya sudah dibongkar, kemudian sudah dibangun baru, kemudian tiba-tiba ada yang muncul menggugat," kata Fuad.

Ia mengatakan, perkara penyerobotan lahan itu sudah berlangsung 34 tahun yang lalu. Namun keluarga Fuad Bawazier tidak mengetahui pemilik lahan bernama Juntaswardi tersebut.

"Tapi yang digugat adalah kami, mungkin dilihat wah ini rumahnya sudah bagus ini sudah enak ini, wah ini Pak Fuad ini gugat aja Pak Fuad. Gitu lho," kata Fuad.

Keluarga Fuad pun diminta untuk mengosongkan lahan tersebut. Namun hal itu tidak terjadi lantaran pihak yang mengajukan permohonan belum dikabulkan oleh pemerintah.

"Perkaranya belum bisa dieksekusi, karena orang yang digugat baru dinyatakan boleh berhak mengajukan permohonan, ya kalau dikabulkan pemerintah," kata Fuad.

"Pemerintah ngasih izin kepada saya. Ini jelas mafia, jahanam bener ini," tutup Fuad.



Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

ANTAM Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Operasional

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:11

Purbaya Tak Tahu Menahu Anggaran Rp100 Miliar untuk Sapi Kurban Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:10

Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Momen Cek Arah Kiblat

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:02

Erdogan Serukan Solidaritas untuk Gaza dalam Pesan Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:02

Menkes Ungkap Penyebab Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:57

Warga Pati Jadi Korban Penipuan Masuk Akpol Bayar Rp1,5 Miliar

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:37

Politisi PDIP Minta Indonesia Serius Tangani Regulasi Soal AI

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:25

Putusan MK Momentum Benahi Kaderisasi Politik Perempuan

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:20

Bandar Sabu Ngamuk saat Ditangkap, Polisi Kena Tusuk

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:15

Arus Kendaraan Melonjak Hampir 9 Persen, Jalur Trans Jawa-Bandung Paling Padat

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:11

Selengkapnya