Berita

Kereta barang membongkar muatan di Pelabuhan Qinzhou, Guangxi. /CFP

Bisnis

Perdagangan Luar Negeri Tiongkok Meningkat 6,2 Persen

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 11:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdagangan luar negeri Tiongkok dilaporkan mencapai 24,83 triliun Yuan (Rp55,4 kuadriliun) dalam tujuh bulan pertama tahun ini, mengalami peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 6,2 persen.

Mengutip data yang dirilis oleh Administrasi Umum Kepabeanan (GAC) pada Rabu (7/8), CGTN melaporkan bahwa pada periode yang sama, ekspor mencapai 14,26 triliun Yuan (sekitar Rp32 kuadriliun) atau naik 6,7 persen,  sementara impor mencapai 10,57 triliun Yuan atau naik 5,4 persen.  

Pertumbuhan yang kuat tersebut dikaitkan dengan sejumlah faktor, termasuk permintaan domestik yang kuat, manufaktur yang maju, dan pemulihan perdagangan global. 


"Operasi ekonomi China secara umum stabil, dengan perdagangan luar negeri mempertahankan tren positif sejak awal tahun," kata Jurubicara GAC, Lyu Dailiang.

ASEAN tetap menjadi mitra dagang terbesar Tiongkok, dengan volume perdagangan bilateral mencapai 3,92 triliun Yuan dalam tujuh bulan pertama, naik 10,5 persen dari tahun lalu, dan menyumbang 15,8 persen dari total perdagangan luar negeri negara tersebut. 

Meskipun ada sengketa perdagangan yang sedang berlangsung menyusul pemberlakuan tarif sementara pada kendaraan listrik China oleh UE, perdagangan antara kedua belah pihak menduduki peringkat kedua dengan 3,22 triliun Yuan, diikuti oleh AS dengan 2,72 triliun Yuan. 

Perdagangan barang Tiongkok dengan negara-negara yang berpartisipasi dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan juga melonjak 7,1 persen menjadi 11,72 triliun Yuan dalam tujuh bulan pertama.

Produk mekanik dan listrik terus mendominasi ekspor China selama periode tersebut, menyumbang hampir 60 persen dari total pendapatan.

Pada Juli, perdagangan luar negeri negara itu mencapai 3,68 triliun yuan, peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 6,5 persen.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya