Pembina Perludem, Titi Anggraini/Ist
Pembina Perludem, Titi Anggraini/Ist
Dengan adanya prinsip pembedaan dalam putusan MK tersebut, Titi dalam permohonan uji materiil pasal ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) kali ini mengajukan konsep pembatasan yang lebih adil, karena memberikan kesempatan bukan hanya partai yang sudah masuk parlemen tapi juga nonparlemen.
"Jadi dengan tawaran ambang batas yang kami rekonstruksi seperti ini: Bagi parpol yang punya kursi di DPR bisa mengusulkan paslon capres-cawapres sendiri-sendiri atau bergabung di antara mereka atau bisa juga bergabung dengan parpol non-parlemen," kata Titi di Ruang Sidang Gedung MK, Rabu kemarin (7/8).
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00
UPDATE
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34