Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Terkoreksi Beruntun

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 10:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia menguat tajam pada perdagangan Rabu (7/8) waktu AS usai melemah selama beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data pasar, kontrak berjangka minyak Brent naik 3,21 persen secara harian ke 78,55 Dolar AS per barel.

Sedangkan minyak mentah jenis WTI menguat 3,63 persen ke level 75,42 Dolar AS per barel.


Meski sedikit bangkit, kedua kontrak berjangka ini masih cenderung melemah sejak awal Juli lalu.

"Minyak mentah berusaha untuk konsolidasi setelah jatuh ke titik terendah dalam tujuh bulan, dengan level support pada Brent di sekitar 75 Dolar tetap bertahan di tengah kekhawatiran pasokan dan pemulihan pasar," tulis Saxo Bank dalam laporan mereka, dikutip MT Newswires, Kamis (8/8).

Kenaikan minyak ini terjadi di tengah ketegangan tinggi di Timur Tengah, dengan Iran diperkirakan akan membalas pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di Tehran pekan lalu kepada Israel.

"Kekhawatiran yang meningkat tentang gangguan pasokan berasal dari ketegangan yang memburuk di Timur Tengah, terutama ancaman Iran terhadap Israel dan AS,” kata Saxo Bank.

Dalam survei mingguan, Administrasi Informasi Energi (EIA) melaporkan persediaan minyak AS turun sebanyak 3,7 juta barel pekan lalu, jauh melebihi perkiraan konsensus Reuters sebesar 0,7 juta barel.

Penurunan ini juga bertentangan dengan laporan survei American Petroleum Institute (API) pada Selasa yang melaporkan persediaan minyak AS naik sebesar 0,18 juta barel pekan lalu.

Adapun permintaan yang lemah importir minyak nomor satu dunia China juga disebut telah menahan harga minyak. Data ekonomi menunjukkan bahwa impor minyak negara Tirai Bambu itu turun 3 persen dibandingkan tingkat Juni 2023, di mana rata-rata hanya 9,97 juta barel per hari.

"Meski penurunan permintaan akibat Covid-19 belum sepenuhnya pulih, impor minyak tahun ini mengecewakan," kata ANZ Bank.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya