Berita

Dr. Gulshan Abbas (kiri) dan Dubes Michele Taylor.

Dunia

Tiongkok Diminta Jelaskan Kondisi Gulshan Abbas

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 07:44 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Namanya Gulshan Abbas. Seorang dokter perempuan dari Xinjiang Uyghur Autonomous Region (XUAR) Tiongkok yang pernah bekerja di Nurbagh Petroleum Hospital, Urumqi. Tahun 2018 lalu, Gulshan Abbas menghilang. Di tahun 2019 disebut pemerintah Tiongkok mengakui telah menjatuhkan hukuman penjara selama 20 tahun kepada Gulshan Abbas karena terlibat dalam aksi terorisme. 

Penangkapan Gulshan Abbas dilakukan hanya sekitar seminggu setelah saudara perempuannya, Rushan Abbas, yang menetap di Washington DC menyampaikan kritik atas perlakuan otoritas Tiongkok terhadap warga keturunan Uighur. 

Bulan Juni lalu panel ahli Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) baru-baru ini meminta Republik Rakyat Tiongkok membebaskan Gulshan Abbas. Panel ahli UNHRC juga menuntut otoritas Tiongkok memberikan informasi tentang kondisi Gulshan Abbas saat ini.


Pelapor Khusus PBB untuk Pembela Hak Asasi Manusia, Mary Lawlor, dalam keterangannya mengatakan, anggota keluarga Gulshan Abbas masih belum memiliki informasi tentang di mana dia dipenjara, bukti yang digunakan untuk menghukumnya. Juga, yang paling mengkhawatirkan, bagaimana kondisi kesehatannya.

“Saya memohon kepada otoritas Tiongkok untuk mematuhi kewajiban hak asasi manusia internasionalnya dan setidaknya memberikan informasi ini kepada keluarga Dr. Abbas,” ujar Lawlor ketika itu. 

Dia mengatakan bahwa Abbas memiliki beberapa komplikasi kesehatan, dan ditahan pada September 2018. Namun, tidak ada informasi yang diberikan kepada keluarganya mengenai penangkapannya dan tuduhan yang diajukan terhadapnya, persidangan yang sedang dijalankan terhadapnya atau penjara tempat dia ditahan hingga tahun 2020.

Selain itu, panel ahli UNHRC juga mengutip laporan Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) tahun 2022 yang mempertanyakan kondisi HAM di XUAR. OHCHR menggarisbawahi pola "intimidasi, ancaman, dan pembalasan" terhadap anggota keluarga warga Uighur di pengasingan yang telah terlibat dalam advokasi terkait pelanggaran HAM di XUAR.

Awal pekan ini, giliran Perwakilan Tetap AS untuk UNHRC, Duta Besar Michele Taylor, menyuarakan kembali permintaan panel ahli UNHRC itu. 

“Kami berbung dengan @UN_SPexperts (panel ahli UNHRC) meminta RRT memberikan informasi terkini mengenai kondisi dokter Uighur Gulshan Abbas yang dipenjara, yang ditahan sebagai balasan atas kritik saudara perempuannya terhadap perlakuan otoritas Tiongkok terhadap Uighur,” tulis Dubes Taylor.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya