Berita

Ridwan Kamil bertemu dalam satu kesempatan bersama Anies Baswedan/Istimewa

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Karier Politik Anies Diprediksi Tamat, RK Lawan Kotak Kosong?

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Belum adanya koalisi yang matang yang solid dan kompak mengusung Anies Baswedan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 memunculkan kekhawatiran. 

Salah satunya adalah karier politik Anies bisa tamat pada 2024 ini.

Direktur Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, peluang Anies sangat kecil untuk kembali maju di Pilgub Jakarta. Sebab, hingga saat ini baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyatakan akan mengusungnya.  


"Jika demikian, Pilgub Jakarta potensi hanya menawarkan calon tunggal," ujar Subiran kepada RMOL, Rabu (7/8).

Dia memperkirakan, bakal calon gubernur yang akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah politikus Partai Golongan Karya (Golkar), Ridwan Kamil (RK).

"Ridwan Kamil potensi melawan kotak kosong," sambung magister Ilmu Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu menegaskan. 

Menurutnya, Ridwan Kamil telah mendapat dukungan bukan hanya dari Partai Golkar, tetapi juga dari partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang sebelumnya mengusung Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sehingga, sosok yang kerap disapa Biran itu memandang karier politik Anies akan tamat pada 2024 ini. Karena PKS belum juga mendapat respons positif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kini berada di luar barisan KIM atau menjadi oposisi.

"Anies seharusnya mencontoh Ridwan Kamil yang telah dengan tegas menyatakan bergabung ke dalam partai politik dan memilih Golkar sebagai partai pilihannya. Kalau tidak, Anies akan tamat," demikian Subiran. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya