Berita

Aksi teatrikal dipertontonkan Front Kaltim Menggugat di depan Gedung KPK, Jakarta/Ist

Nusantara

Kritik Praktik Dinasti, Front Kaltim Menggugat Gelar Aksi Teatrikal di Depan KPK

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 15:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi demonstrasi digelar sejumlah massa Front Kaltim Menggugat di depan Gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/8).

Dalam aksinya, mereka meminta lembaga antirasuah menyelidiki dugaan praktik rasuah keluarga atau Bani Mas'ud di Kalimantan Timur (Kaltim).

Aksi demo ini juga dilakukan dengan menampilkan sebuah teatrikal empat orang bertelanjang dada. Hampir seluruh badan mereka dilumuri cat merah sembari tangan dirantai.


"Front Kaltim Menggugat mendorong aparat penegak hukum, khususnya KPK menuntaskan semua kasus hukum di Kaltim yang diduga menyeret klan Bani Mas'ud," kata Koordinator Front Kaltim Menggugat, Radit Ompus di depan gedung Merah Putih KPK Jakarta.

Front Kaltim Menggugat menduga, ada dinasti politik yang sedang dibangun Bani Mas'ud di Kaltim. Kondisi ini dinilai bisa menghambat kemajuan provinsi Kaltim sebagai penyangga utama IKN Nusantara. 

Catatan Front Kaltim Menggugat, Bani Mas'ud punya rekam jejak kasus hukum. Seperti Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Ghofur Mas'ud yang telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor dalam kasus suap.

Saudara Abdul Ghofur tercatat menjadi pejabat di legislatif, yakni Rudi Mas'ud sebagai anggota DPR dan Hasanudin Mas'ud sebagai Ketua DPRD Kaltim.

"Sementara itu, RM yang saat ini menjadi orang nomor satu di Balikpapan juga tidak luput dikaitkan dengan kasus hukum. Dia sedang masuk daftar pengembangan KPK terkait kasus kepala Satker BPJPN Kaltim," jelas Radit.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya