Berita

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa/RMOL

Politik

PILKADA JATENG 2024

Andika Perkasa Berpeluang Tantang Ahmad Luthfi

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 09:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa berpeluang besar maju dalam Pilgub Jateng 2024. 

Hal itu disampaikan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul di Hotel Nirwana, Kota Pekalongan, pada Senin malam (5/8).

"Untuk Pilgub Jawa Tengah, sudah ada komunikasi dan diskusi di tingkat DPP. PDIP kemungkinan akan mengusung Pak Andika Perkasa," kata Bambang dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.


Menurut Bambang, Andika Perkasa telah menjadi topik diskusi di tingkat DPP PDIP. Namun, Bambang menegaskan bahwa keputusan ini belum final. 

"Ini belum final, belum putus ya, jadi kita tunggu saja. Masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum keputusan final diambil," kata Bambang.

Saat ditanya mengenai calon wakil gubernur yang akan mendampingi Andika, Bambang menjelaskan bahwa hal ini masih dalam tahap penggodokan. 

"Saat ini memang yang ada usulan nama itu Pak Andika Perkasa, untuk wakilnya belum. Yang jelas, penetapannya tentu adalah hak dan kebijakan ketua umum," kata Bambang.

Proses seleksi calon wakil gubernur akan melibatkan pertimbangan dari berbagai pihak di internal partai. 

"Kami akan melihat banyak aspek sebelum menentukan siapa yang akan mendampingi Pak Andika. Yang pasti, kami ingin pasangan calon yang terbaik untuk Jawa Tengah," kata Bambang.

Pilgub Jateng 2024 diperkirakan akan menjadi ajang persaingan yang ketat. Selain Andika Perkasa, nama mantan Kapolda Jateng Ahmad Luthfi juga disebut-sebut memiliki peluang untuk maju. 

Ahmad Luthfi yang dikenal memiliki jaringan luas dan dukungan dari kalangan kepolisian dianggap sebagai salah satu pesaing kuat.

"Tentu persaingan akan ketat, namun kami percaya diri dengan peluang kami. Kami yakin dengan pilihan yang akan kami buat, kami bisa meraih kemenangan," demikian Bambang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya