Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Tak Cukup Minta Maaf, Tapi Perbaiki Apa yang Kurang

SABTU, 03 AGUSTUS 2024 | 20:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Permintaan maaf Presiden Joko Widodo bisa jadi bukti bahwa selama dua periode memimpin Indonesia ada kesalahan.

Namun disayangkan Presiden Jokowi tidak merinci permintaan maaf yang dimaksud terkait kesalahan apa.

"Permintaan maaf Jokowi sebagai kepala pemerintahan dapat dimaknai bahwa selama memimpin pemerintahan dua periode masih terdapat kekurangan dan kesalahan," ujar Direktur Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo kepada RMOL, Sabtu (3/8).


"Namun sayang permintaan maaf tersebut tidak disampaikan secara detail," imbuhnya.

Itu sebabnya, Karyono meminta masyarakat jangan berpuas diri dan lengah terhadap pernyataan Jokowi.

Sebaliknya, di sisa waktu menjabat, masyarakat menuntut perbaikan dari kesalahan yang dilakukan di era pemerintahan Jokowi.

"Tapi tentu kita berharap tidak sebatas permintaan maaf, melainkan agar dapat memperbaiki kekurangan dan kesalahan yang telah dilakukan," kata Karyono.

Presiden Jokowi meminta maaf atas kesalahan yang ia lakukan selama menjabat sebagai Presiden RI dalam acara zikir dan doa kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (1/8).  

"Dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Profesor KH Maruf Amin ingin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini," kata Jokowi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya