Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pada Jumat (2/8)/Repro

Bisnis

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen di Kuartal II 2024

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 14:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diyakini dapat tetap naik 5 persen pada kuartal II-2024.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan tersebut terlihat dari meningkatnya konsumsi rumah tangga dan investasi di dalam negeri.

“Alhamdulilah kalau dilihat ekonomi Indonesia sampai dengan kuartal I tunjukkan kinerja yang baik, pertumbuhan kuartal II-2024 kami perkirakan antara April-Juni yang sudah selesai akan tumbuh di 5 persen atau sedikit di atas 5 persen yoy,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pada Jumat (2/8).


"Kita semua sudah tahu konsumsi masih terjaga dengan baik dan investasi mulai pickup," tambahnya.

Selain itu, bendahara negara itu mengatakan ekspor barang juga terlihat masih meningkat, sehingga akan kembali mendorong surplus neraca perdagangan.

"Ekspor kita untuk barang diperkirakan meningkat terutama ini kuartal II untuk ekspor produksi manufaktur dan ekspor pertambangan terutama kedua tujuan negara emerging market yang sekarang memiliki peran sangat besar yakni India dan China,” kata Sri.

Peningkatan aktivitas perekonomian domestik ini ke depannya, menurut KSSK akan berlanjut hingga akhir 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya