Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan dan Kepala Layanan Komersial Mesir-Wakil Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir, Yahya El-Wathik di Jakarta pada Rabu, 31 Juli 2024/Ist

Global

Indonesia-Mesir Sepakat Tingkatkan Kerjasama Perdagangan Bebas

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 00:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Melihat pencapaian hubungan dagang bilateral yang diraih selama ini, Indonesia dan Mesir sepakat meningkatkan kerjasama ke arah Perdagangan Bebas (FTA).

Hal itu diungkap oleh Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan selama pertemuannya dengan Kepala Layanan Komersial Mesir-Wakil Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir, Yahya El-Wathik di Jakarta pada Rabu (31/7). 

Mendag RI optimis kesempatan tersebut mampu mendorong peningkatan pesat pada hubungan dagang Indonesia-Mesir.


"Indonesia-Mesir memiliki hubungan Kerjasama, persaudaraan dan sejarah yang panjang, jauh sebelum kemerdekaan RI, untuk itu kita semua sepakat dan mendukung peningkatan hubungan bilateral perdagangan ke arah yang lebih baik, ke arah perjanjian perdagangan bebas RI-Mesir," ujarnya. 

Setelah menemui Mendag Zulkifli, Wamendag Mesir kemudian menghadiri Pertemuan Pertama Joint Trade Committee (JTC) Indonesia-Mesir yang diselenggarakan di kantor Kementerian Perdagangan RI di Jakarta.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko Bris Witjaksono, memimpin Delegasi Indonesia didampingi Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan, M.Syahran Bhakti dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Rifki Rustam Arsyad. 

Sementara delegasi Mesir dipimpin oleh Yahya El-Wathik Bellah didampingi Commercial Attaché, Nevein El Nahrawi, Atase Perdagangan Kedubes Mesir Jakarta, Wael Samir, Diplomat Kedubes Mesir, Osama Hamdy dan  Islam Goher. 

Pertemuan tersebut membahas beberapa isu krusial yang dapat mendorong pertumbuhan perdagangan kedua negara seperti kegiatan promosi dan pertukaran informasi perdagangan, kerja sama pengembangan usaha kecil dan menengah, kerja sama bidang standardisasi, aktivasi forum bisnis Indonesia-Mesir, medical tourism serta bidang lainnya yang disepakati kedua negara, termasuk transaksi skema Imbal Dagang.

Isu penting lain yang juga dibahas oleh kedua negara adalah rencana pembentukan Perjanjian Dagang Bebas antara Indonesia dan Mesir.

Wamendag Mesir, Yahya El-Wathik Bellah menyebut Indonesia sebagai mitra bisnis strategis dan saudara tua. Dengan FTA, Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas dan kemudahan investasi di Mesir, membuka peluang bisnis dan investasi di Suez Canal Economic Zone yang dimiliki Mesir.

"Kami mendukung penuh pembahasan ke arah perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Mesir," tegasnya. 

Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S menambahkan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2019-2023), tren perdagangan Indonesia-Mesir menunjukkan tren positif 8,65 persen dengan nilai 1,51 miliar dolar AS pada 2023.

Dengan tren perdagangan itu diharapkan dalam lima tahun mendatang total perdagangan Indonesia-Mesir bisa mencapai 3 miliar dolar AS. 

Lebih lanjut Syahran mengungkapkan, total nilai ekspor Indonesia ke Mesir pada Januari-Mei 2024 mencapai 492 juta dolar AS dan impor Indonesia dari Mesir sebesar 77,5 juta dolar AS.

Produk utama Indonesia ke Mesir diantaranya minyak sawit dan turunannya, biji kopi, rempah-rempah, kelapa, bubuk kakao, produk perikanan dan hasil laut, benang tekstil, produk kayu, ban kendaraan, kendaraan penumpang dan produk potensial lainnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya