Berita

Logo MIND ID/Net

Bisnis

Grup MIND ID Yakin Optimal di Semester II 2024

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 18:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kinerja bisnis optimal pada semester kedua 2024 optimis bakal dicapai oleh BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia , MIND ID. Di tengah tantangan geopolitik global, MIND ID yakin penguatan kinerja operasional anggota grup dapat terus berjalan dengan tetap mengedepankan prinsip sustainable mining.

Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf menyampaikan seluruh komoditas yang dikelola oleh para anggota grup mulai dari tembaga, emas, timah, nikel, hingga aluminium terus memberikan kontribusi yang optimal bagi pendapatan grup holding.

MIND ID mengapresiasi setiap langkah bisnis yang dijalankan oleh anggota grup, karena mampu mendorong kinerja yang berfokus pada keberlanjutan bisnis jangka panjang. Para anggota juga terus berkomitmen melakukan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral Indonesia secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.


Eksplorasi berkelanjutan yang dijalankan oleh Grup MIND ID mencakup penerapan praktik pengelolaan lingkungan yang efektif yang berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

“Kami cukup optimistis kinerja Grup MIND ID terus mencatat capaian positif hingga akhir tahun. Program hilirisasi serta penguatan ekosistem industrialisasi berdampak positif pada pertumbuhan produksi dan penjualan komoditas yang dikelola oleh anggota grup,” katanya, Kamis (1/8).

Heri menjelaskan Grup MIND ID turut menjaga volume produksi dan tingkat penjualan pada level optimal untuk mencapai kinerja terbaik pada tahun ini.

Strategi ini tercermin dari laporan pertumbuhan operasional sejumlah anggota grup. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam misalnya, mencatatkan realisasi penjualan pada paruh pertama sebesar Rp23,19 triliun, tumbuh 7 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu di level Rp21,66 triliun.

Antam juga telah menguatkan posisinya di pasar dalam negeri melalui produk di segmen emas yang berkontribusi sebesar 81 persen terhadap total penjualan dengan nilai penjualan sebesar Rp18,83 triliun, meningkat 42 persen dari pencapaian pada semester I 2023 sebesar Rp13,30 triliun.

Selain itu, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga membukukan pertumbuhan penjualan nikel matte dari 33.221 ton pada semester I 2023 menjadi 35.680 ton pada periode sama tahun ini. Penjualan ini ditopang oleh peningkatan produksi nikel dalam matte dari 33.691 ton menjadi 34.774 pada Semester I/2024.

Kinerja positif juga dibukukan oleh anggota lainnya yakni PT Timah Tbk (TINS) dengan peningkatan produksi timah hingga 32 persen menjadi 10.250 ton dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan produksi batu bara mencapai 20,5 juta ton pada semester I 2024.

"Kami konsisten untuk terus mengoptimalkan kinerja operasi di tambang, meningkatkan utilitas dan stabilitas operasi serta tetap menjalankan prinsip good mining practices dan sustainable mining," sebutnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya