Berita

Jumpa pers Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu malam (31/7)/Ist

Politik

Ismail Haniyeh Terbunuh

MUI: Makin Jelas Israel Acuhkan Keputusan Mahkamah Internasional

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 03:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pembunuhan Pemimpin Kelompok Hamas, Ismail Haniyeh memperjelas bahwa Israel mengacuhkan keputusan Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ).

Penegasan itu disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim dalam jumpa pers di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu malam (31/7).

Selain itu, Israel juga tidak peduli terhadap fakta yang ada, bahwa lebih dari 23 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerima kedaulatan negara Palestina.


"Oleh karena itu bagi kita di Indonesia penting sekali atas nama pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, bahwa penjajahan itu harus dienyahkan dari bumi," kata Sudarnoto.

Sudarnoto menyadari bahwa membutuhkan energi yang luar biasa untuk memerdekakan Palestina, terlebih pasca kematian Haniyeh. 

Ia juga mengajak negara-negara yang mendukung kemerdekaan Palestina untuk mencari formula agar menghentikan pembunuhan yang dilakukan Israel kepada rakyat Palestina.

"Ini tinggal beberapa langkah sebetulnya untuk menyeret dan memberikan keputusan di PBB bahwa Israel itu telah melakukan okupansi dan genosida besar-besaran. Tinggal satu mekanisme saja yaitu di sidang Dewan Keamanan PBB," pungkas Sudarnoto.





Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya