Berita

Lukman Edy membawa dokumen penting ke markas PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (31/7)/RMOL

Politik

Bekas Sekjen PKB Bawa Dokumen Penting ke Markas PBNU

RABU, 31 JULI 2024 | 13:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Lukman Edy, memenuhi surat pemanggilan PBNU, terkait klarifikasi polemik perseteruan PBNU vs PKB.
Lukman Edy membawa sejumlah dokumen untuk ditunjukkan kepada pimpinan PBNU. Adapun dokumen tersebut di antaranya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) zaman dia aktif di partai sampai dokumen pendirian PKB.

“Saya belum tahu nih yang mau ditanya PBNU apa, tapi ya saya siapin aja dokumen-dokumen yang saya punya ya,” ungkap Lukman di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (31/7).

Dia mengurai dokumen yang dibawanya beberapa di antaranya dokumen dokumen pendirian partai, sejarah singkat partai, intinya hubungannya hubungan antara PBNU dengan PKB seperti apa.

Dia mengurai dokumen yang dibawanya beberapa di antaranya dokumen dokumen pendirian partai, sejarah singkat partai, intinya hubungannya hubungan antara PBNU dengan PKB seperti apa.

Saat ditanya apakah petinggi PKB lainnya juga akan dipanggil PBNU, Lukman mengaku tidak tahu pasti. Namun, dia mendengar bahwa PBNU juga akan memanggil petinggi PKB yang lain.

“Kalau beritanya sih next gitu, next, kan enggak mungkin saya sendiri ya yang memberikan keterangan. Pasti yang lain juga (dipanggil)," demikian Lukman Edy.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya