Berita

IKN Nusantara. Foto: Dokumen Kementerian PUPR

Bisnis

Jokowi Perlu Rangkul Pengusaha Lokal di IKN

RABU, 31 JULI 2024 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Ibu Kota Nusantara (IKN) pemerintah perlu merangkul dan memanfaatkan peran pengusaha lokal.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin)  bahkan meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan peran pengusaha lokal sebagai "pemain utama" dalam pembangunan IKN. 

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kaltim Dayang Donna Faroek mengungkapkan, sebenarnya telah banyak pengusaha di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia yang dilibatkan. Dari total sekitar 4.500 lebih pengusaha Kadin, 10 persen di antaranya telah terlibat dalam peran sub kontraktor alat berat di pembangunan IKN.


Para pengusaha lokal itu bergerak di bidang jasa konstruksi, batu bara, hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Donna menyampaikan harapan agar pengusaha lokal bisa memperoleh porsi sebagai 'pemain utama' dalam pembangunan di IKN.

"Kadin dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia semoga dirangkul lebih luas lagi, bukan hanya sebagai sub kontraktor tapi juga pemain utama," kata Donna.

Salah satu bentuk kebutuhan dasar yang dapat difasilitasi melalui peran Kadin berupa kebutuhan pangan.

Kadin menawarkan lahan persawahan di Penajam Paser Utara yang sampai sekarang belum ditindaklanjuti.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), lahan persawahan yang dapat dikelola sebagai sumber pangan di IKN mencapai sekitar 13 ribu hektare, yang belum disentuh pemerintah.

Para pengusaha lokal juga berharap bisa berinvestasi pada peluang usaha kafe hingga rumah makan di kawasan IKN.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya