Berita

Ilustrasi penganiayaan balita/Ist

Hukum

Pemilik Daycare di Depok Diduga Aniaya Balita Orang Dekat Politikus Senayan

RABU, 31 JULI 2024 | 06:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus kekerasan terhadap balita terjadi di tempat penitipan anak (Daycare) di Depok. 

Seorang ibu bernama Rizki Dwi Utari (28) bersama suaminya melaporkan salah satu pemilik Daycare berinisial MI ke Polres Metro Depok pada Senin (29/7) karena diduga telah menganiaya anaknya, MK (2). 

Laporan polisi teregistrasi dengan nomor LP/B/1530/VII/2024/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA. 


"Jadi untuk dugaan tindak pidana kekerasan ini telah kita laporkan itu di tanggal 29 Juli," kata kuasa hukum Rizki Dwi Utari, Leon Maulana Mirza Pasha di KPAI, Jakarta Pusat, Selasa (30/7).

Leon menduga pemilik tempat penitipan anak itu mempunyai latar belakang sebagai influencer.

"Karena kita ketahui bersama bahwa terduga merupakan salah satu influencer terkenal, dan bahkan memberikan sosialisasi terkait dengan parenting," kata Leon.

Sedangkan Rizki Dwi Utari mengaku mendapat informasi adanya dugaan penganiayaan dari salah satu guru, dan terkonfirmasi dari CCTV yang berada di ruangan daycare. 

"Kami dapat laporan dari guru di sekolah anak saya. Itu kami baru tahu hari Rabu kemarin tanggal 24 bahwa ada tindak kekerasan yang dialami oleh anak saya. Pelakunya adalah Ketua Yayasan dari Daycare tersebut," katanya.

"Setelah kami cek, bahwa memang ada bukti CCTV-nya," kata Rizki.

Kasus ini viral di media sosial bersamaan dengan beredarnya rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan penganiayaan terhadap balita itu terjadi. Rekaman tersebut diunggah akun Instagram @komisi.co.
 
Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, peristiwa penganiayaan terjadi pada 10 Juni 2024 pukul 09.00 WIB. Ada dua balita di dalam sebuah kamar. Anak yang lebih besar menggunakan pakaian berwarna orange sementara yang kecil berbaju putih dan sedang menangis.

Seorang perempuan yang diduga MI masuk ke dalam kamar tersebut. Ketika pintu terbuka anak berbaju orange mencoba ikut keluar tapi ditahan oleh pelaku menggunakan kaki. Balita tersebut juga terlihat diseret, dicubit, dipukul hingga ditendang.

Selain influencer parenting, informasi yang dihimpun redaksi, MI kerap berhubungan dan memiliki kedekatan dengan sejumlah wakil rakyat di Senayan. Selain itu, MI juga merupakan saudara politikus senior di  salah satu partai politik.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya