Berita

Koordinator Presidium Poros Dewan Kajian Jakarta (DKJ) Hasan Assegaf/Ist

Politik

Heru Budi Gagal Atasi Masalah Jakarta

SELASA, 30 JULI 2024 | 14:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Selama dua tahun memimpin, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah gagal menyelesaikan sejumlah persoalan di Jakarta.

Demikian disampaikan Koordinator Presidium Poros Dewan  Kajian Jakarta (DKJ) Hasan Assegaf dalam diskusi publik yang diselenggarakan di Kopi Sakti Kemang, Jakarta Selatan.

Hasan mengatakan, salah satunya Heru gagal mengurangi jumlah penduduk miskin di Jakarta. Sebab berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Jakarta pada 2023 mengalami peningkatan.


"Juga terjadi ketimpangan pendapatan penduduk kelas bawah dengan atas yang semakin jauh perbedaannya, di tengah melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok," kata Hasan dalam keterangannya, Selasa (30/7).

Di sisi lain, Hasan melihat kebijakan Heru budi semakin tidak terarah untuk menyelesaikan problem krusial tersebut secara terukur dan berkeadilan.

"APBD Perubahan Jakarta juga mengalami penurunan. Hal ini menandakan tata kelola Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Heru sangat lemah," kata Hasan.


Hasan mengatakan, untuk mengurai dan menyelesaikan problem krusial Jakarta, ke depan dibutuhkan figur pemimpin yang mengerti masalah fundamental.

"Poros Dewan Kajian Jakarta sampai saat ini belum mendukung figur manapun. Kita masih melihat sejauh mana komitmen dan gagasan untuk mengatasi problem krusial Jakarta dari para figur yang akan maju Pilkada Jakarta," demikian Hasan.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya