Berita

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia/Net

Politik

Bukan China, Investor Terbesar RI Berasal dari Negara Ini

SENIN, 29 JULI 2024 | 17:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat lima negara dengan realisasi investasi paling besar di Indonesia pada kuartal II 2024.

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mencatat lima negara itu terdiri dari Singapura dengan nilai investasi 4,6 miliar Dolar AS, China 2 miliar Dolar AS, Hongkong 1,9 miliar Dolar AS.

Selain itu, posisi keempat ditempati Korea Selatan dengan nilai investasi 1,3 miliar Dolar AS, dan Amerika Serikat (AS) dengan investasi sebesar 0,9 miliar Dolar AS.


"Dalam lima besar ini, Korea Selatan berhasil menggeser Jepang. Ini menunjukkan dinamika yang sangat signifikan," ujar Bahlil dalam konferensi pers mengenai realisasi investasi kuartal II-2024 pada Senin (29/7).

Secara keseluruhan Bahlil mengungkapkan realisasi investasi Indonesia sebesar Rp428,4 triliun pada kuartal II 2024. Angka tersebut meningkat 22,5 persen secara tahunan.

Adapun realisasi investasi itu terdiri dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp217,3 triliun, dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp211,1 triliun.

PMA, kata Bahlil, masih menjadi penyumbang terbesar realisasi investasi pada periode April-Juni tahun ini, dengan kontribusi sebesar 50,7 persen.

"Di balik ketidakpastian ekonomi global itu kita tetap bersyukur bahwa, publik ekonomi global masih mempercayai kita sebagai salah satu negara tujuan investasi, karena kalau kita lihat FDI kita disini 50,7 persen, tumbuh 16,6 persen," demikian Bahlil.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya