Berita

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo/Ist

Politik

Prabowo Effect, Gerindra Bisa Panen di Pilkada Tanah Papua

SABTU, 27 JULI 2024 | 08:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Gerindra akan mendapat keuntungan di perhelatan Pilkada Serentak 2024 berkat 'Prabowo effect'. Sebagai ketua umum yang memenang Pilpres 2024, Prabowo diyakini akan turut mengerek setiap calon kepala daerah yang diusung Gerindra.

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengatakan, 'Prabowo effect' ini semakin signifikan jika dipadukan dengan faktor ketokohan kandidat yang diusung Gerindra.

Dengan pemilihan tokoh yang tepat, Gerindra akan panen kemenangan dalam Pilkada 2024.


"Saya paham kehati-hatian DPP Gerindra dalam memutuskan nama kandidat gubernur yang diusung karena harus melalui kalkulasi tepat dan pertimbangan matang," kata Karyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/7).

Salah satu yang ia soroti adalah persaingan calon gubernur di Tanah Papua, di mana DPP Gerindra sudah mulai memunculkan tokoh yang direkomendasikan. Papua Pegunungan misalnya, peta politik di sana menunjukkan terjadinya kompetisi antara John Tabo dan Befa Yigibalom.

John Tabo menggandeng Ones Pahabol sebagai wakilnya dan telah mengantongi rekomendasi Golkar dan Demokrat. Sedangkan Befa Yigibalom mengantongi rekomendasi dari Nasdem dan Perindo. 

Befa Yigibalom awalnya berupaya menggaet kader Gerindra, Natan Pahabol namun ada penolakan dari internal partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut.

"Secara historis dan chemistry, kader Gerindra lebih dekat dengan John Tabo. Maka, sangat rasional jika akhirnya Gerindra melabuhkan dukungannya ke John Tabo untuk Pilgub Papua Pegunungan," tegas Karyono.

Karyono juga mengamati pergerakan Gerindra yang berpotensi mengusung Otniel Hindom untuk Pilgub Papua Selatan. Otniel kemungkinan akan dipasangkan sebagai cawagub mendampingi mantan Bupati Boven Digoel, Yusak Yaluwo. 

"Koalisi Golkar-Gerindra ini diprediksi akan menghadapi Apolo Safanjo yang merupakan Pj Gubernur Papua Selatan (PDIP dan PKS) dan Romanus Mbara (Nasdem dan PAN)," jelasnya.

Sementara di Papua Tengah, Karyono menyoroti manuver mantan Bupati Puncak, Willem Wandik yang menyatakan siap dinaturalisasi menjadi kader Gerindra.

"Sejauh ini, Willem Wandik masih yang terkuat di Pilgub Papua Tengah dan kabarnya telah mendapat KTA Partai Gerindra," katanya.

Adapun untuk Papua Barat, DPP Gerindra telah menyerahkan rekomendasi kepada pasangan Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani.

Menurut Karyono, kesuksesan Gerindra di Pilgub Tanah Papua ini akan menentukan efektivitas strategi pembangunan kabinet Prabowo-Gibran ke depan.

"Pilkada Serentak kali ini momen penting bagi Gerindra untuk melakukan konsolidasi dalam rangka mengejar predikat sebagai the ruling party pada Pemilu 2029," tandas Karyono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya