Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi oleh Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie, mengadakan pertemuan dengan para pimpinan perusahaan besar di bawah naungan Kadin Prancis pada Kamis (25/7)/Ist

Bisnis

Lawatan ke Prancis, Prabowo Turut Didampingi Ekonom dan Pengusaha

JUMAT, 26 JULI 2024 | 10:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Lawatan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Prancis bukan hanya bicara soal pertahanan, melainkan juga ekonomi. 

Dalam lawatan itu, Prabowo didampingi Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie dan Menteri BUMN Erick Thohir saat mengadakan pertemuan dengan para pimpinan perusahaan besar di bawah naungan Kadin Prancis pada Kamis (25/7). 

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara. 


Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan antara kedua negara, mengingat potensi besar yang dimiliki oleh Indonesia dan Prancis. 

"Kami melihat banyak peluang dan potensi untuk menjalin kerja sama yang lebih erat di berbagai sektor ekonomi. Melalui dialog dan kolaborasi yang intensif, kita bisa menciptakan manfaat bersama yang signifikan bagi kedua negara," terang Prabowo dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (26/7). 

Pernyataan tersebut sejalan dengan pembicaraan sebelumnya antara Menhan Prabowo dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, yang juga menekankan perlunya memperkuat hubungan bilateral dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi dan pertahanan. 

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Prancis dapat semakin erat serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi kedua negara. 

Terakhir, kedua belah pihak sepakat untuk terus melanjutkan dialog dan kerja sama dalam rangka mewujudkan visi bersama yang lebih maju dan sejahtera. 

Selain Anindya Bakrie, dalam pertemuan ini juga dihadiri oleh Dubes Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar, pimpinan Komisi IV DPR Budisatrio Djiwandono, anggota Komisi I DPR Sugiono, serta pengusaha Wisnu Wardana dan Rosan Roeslani.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya