Berita

Salah satu pelanggar yang terjaring dalam Operasi Patuh Krakatau yang digelar Polda Lampung/Dok Polda Lampung

Presisi

1.965 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Sepanjang Operasi Patuh Krakatau

KAMIS, 25 JULI 2024 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ditlantas Polda Lampung terus melakukan penertiban berlalu lintas masyarakat melalui Operasi Patuh Krakatau 2024 yang dimulai 15 hingga 28 Juli 2024. 

Memasuki hari ke-11, Operasi ini berjalan dengan fokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas serta edukasi kepada pengendara.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah menjelaskan, Ops Patuh Krakatau 2024 tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas.


"Selama Operasi ini berlangsung sebanyak 1.965 pelanggar yang terjaring dalam Ops Patuh, di antaranya ETLE stasis sebanyak empat pelanggar, penilangan manual sebanyak 243, dan teguran terhadap pelanggar sebanyak 1.718," papar Umi, dikutip RMOLLampung, Kamis (25/7/24)

Tak hanya melakukan penindakan, personel juga turut memberikan edukasi berlalu lintas kepada pengendara guna menghindari terjadinya laka lantas.

Umi berharap, melalui Operasi ini, seluruh masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

"Tertib berlalu lintas adalah kunci utama untuk mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalan," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya